Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 07:36 WIB
Rekening Nasabah Sarijaya akan Dipindahkan ke Sekuritas Lain -
Kamis, 08/01/2009 07:28 WIB
Suspensi Sarijaya Belum akan Dicabut Dalam Waktu Dekat -
Kamis, 08/01/2009 07:17 WIB
Wall Street Anjlok Lagi -
Rabu, 07/01/2009 19:10 WIB
Bapepam-APEI Samakan Persepsi Ketentuan Verifikasi Dana dan Efek -
Rabu, 07/01/2009 19:07 WIB
49 Sekuritas Diberi Kesempatan Lengkapi Data Hingga Kamis -
Rabu, 07/01/2009 17:29 WIB
Review IHSG: Saham Perbankan Malah Jeblok
Indeks Berita
Selasa, 18/11/2008 13:41 WIB
BI Takkan Biarkan Pasar Membuat Rupiah Tidak Realistis
Wahyu Daniel - detikFinance

(Foto: Reuters)
"Pokoknya kita arahkan yang cukup bagus dan realistis, kita tidak akan membiarkan pasar membuat kurs jadi tidak realistis," kata Gubernur BI Boediono di gedung depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (18/11/2008).
Beodiono mengatakan BI akan menjaga rupiah untuk kebaikan ekonomi. Dia yakin dalam posisi dolar AS yang sudah tinggi akan banyak pihak yang menukarkan dolarnya.
"Yang kita inginkan dengan kurs seperti ini tentunya orang juga memikirkan, masa tidak mau melepas," katanya.
Faktor pelemahan rupiah ini menurut Boediono dipicu oleh berbagai macam penyebab. "Itu kombinasi, saya kira ada kebutuhan yang meningkat menjelang pertengahan bulan, saya kira ini supply dan demand lah," katanya.
Kebutuhan rupiah yang tinggi itu diakui Boediono, berasal dari korporasi, importir dan beberapa BUMN.(ir/qom)
Baca juga :
- Blanket Guarantee Bisa Tahan Pelemahan Rupiah
- Sesi Siang
IHSG dan Rupiah Makin Negatif - Rupiah ke 12.000/US$ Terendah dalam 7 Tahun
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
