Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 08:59 WIB
Mantan Kapolri Sutanto Jadi Komisaris Utama Pertamina -
Kamis, 08/01/2009 07:30 WIB
4 Negara Siapkan Standby Loan US$ 5,5 Miliar untuk RI -
Rabu, 07/01/2009 19:10 WIB
Jumlah Koperasi Bertambah 126 Unit di 2008 -
Rabu, 07/01/2009 18:53 WIB
Pasal 29 RUU JPSK Dinilai Mubazir -
Rabu, 07/01/2009 18:16 WIB
Dana Bergulir akan Disalurkan Lewat BPD, Ventura dan Koperasi -
Rabu, 07/01/2009 17:18 WIB
Stimulus Rp 50 Triliun Jangan Ada Embel-embel Memberatkan
Indeks Berita
Rabu, 19/11/2008 13:30 WIB
Kontraktor Migas Diminta Simpan Dana di Bank Nasional
Suhendra - detikFinance

(Foto: Alih-detikFinance)
Kepala BP Migas R Priyono menjelaskan, pihaknya akan segera mengeluarkan aturan ini dalam waktu dekat.
"Para kontraktor didorong menggunakan jasa perbankan nasional, termasuk dalam penyimpanan dana sebelum dan sesudah operasi. Termasuk untuk pembayaran pihak ketiga," katanya ketika ditemui di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (19/11/2008).
Sementara di lain pihak, para perbankan juga diminta aktif untuk mendukung industri migas terutama sektor penunjang migas dalam melakukan operasionalnya. Selain itu, para kontraktor juga diminta lebih fleksibel dalam pembiayaan, terutama terhadap industri penunjang migas nasional.
Bagi Priyono, langkah ini adalah upaya mengatasi krisis finansial yang kini sudah melebar lintas negara dan lintas sektoral, sehingga butuh penanganan yang juga lintas sektoral. Kebijakan-kebijakan di industri migas seperti tadi merupakan terobosan untuk ikut serta menangani krisis kali ini.
"Kalau bukan sekarang, kapan lagi. Saya yakin para kontraktor punya sense of belonging. Perbankan juga bisa menjemput peluang ini," tuturnya.
Sektor migas merupakan sektor terbesar di Indonesia yang menyumbang 30% penerimaan di APBN.
Pada 2007, ada 167 kontrak kerja sama (KKS) senilai US$ 10,56 miliar dan pada 2009 investasi migas diperkirakan mencapai US$ 11,8 miliar.
(lih/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- 6 Lapangan Minyak Tua Bisa Tambah Produksi 1.000 Bph
- 29 Kontrak Migas US$ 781,1 Juta Diteken
- Pengusaha Jepang Minta Insentif untuk Proyek Migas
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
