Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 07:30 WIB
4 Negara Siapkan Standby Loan US$ 5,5 Miliar untuk RI -
Rabu, 07/01/2009 19:10 WIB
Jumlah Koperasi Bertambah 126 Unit di 2008 -
Rabu, 07/01/2009 18:53 WIB
Pasal 29 RUU JPSK Dinilai Mubazir -
Rabu, 07/01/2009 18:16 WIB
Dana Bergulir akan Disalurkan Lewat BPD, Ventura dan Koperasi -
Rabu, 07/01/2009 17:18 WIB
Stimulus Rp 50 Triliun Jangan Ada Embel-embel Memberatkan -
Rabu, 07/01/2009 16:35 WIB
Pemerintah akan Agresif Rangkul Dana SILPA Pemda
Indeks Berita
Rabu, 19/11/2008 16:02 WIB
IFC Kucurkan Pinjaman US$ 20 Juta untuk Proyek Kopi
Indro Bagus SU - detikFinance

(Foto: Indro-detikFinance)
"Dana akan digunakan untuk membantu para petani kecil agar bisa mendapatkan sertifikasi praktik dan organik," ujar Presiden Direktur Indo Cafco, Harold Savarius Siahaan dalam jumpa pers di Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Rabu (19/11/2008).
ECOM Agroindustrial yang bermarkas di Swiss merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran kopi internasional. Saat ini ECOM sedang memfokuskan pengembangan petani kopi di berbagai negara.
"ECOM akan mendapatkan pinjaman sebesar US$ 55 juta dari IFC dengan jangka waktu 5 tahun untuk pengembangan petani kopi di 6 negara. Dari angka tersebut, sebesar US$ 20 juta akan disalurkan ke Indo Cafco untuk pendirian pusat pelatihan," jelas Harold.
ECOM bersama anak usahanya Indo Cafco, berencana memdirikan pusat pelatihan pertama bagi petani di Indonesia. Tujuannya memberikan pengetahuan dan keterampilan pada petani kopi di Indonesia.
"Tujuan pelatihan ini agar petani kopi kecil dapat memenuhi standar sertifikasi internasional sehingga akan meningkatkan produktifitas panen dan dapat meningkatkan pendapatan petani," jelas Harold.
Pusat pelatihan ini diharapkan mampu menjangkau 4.500 rumah tangga selama kurun waktu 4 tahun ke depan. Mengenai hasil panen para petani kopi yang akan dilatih, nantinya dapat dijual pada ECOM maupun pembeli internasional lainnya.
"Dengan adanya pelatihan ini, kami harap akan memberikan manfaat juga pada sekitar 30 ribuan petani kopi non ECOM," ujar Harold.(dro/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- 30.000 Ton Kopi RI Gagal Diekspor
- Harga Kopi Anjlok, Kerugian Eksportir Capai US$ 100 juta
- IFC Kucuri Asia Timur US$ 1,63 Miliar
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
