Forum Finance
- The market is manipulated... investor1
- Chinese Government Wants ... investor1
- Bernanke Threatens US Eco... investor1
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 02/07/2009 17:13 WIB
BI: Rupiah 10.500-11.000/US$ Paling Realistis -
Kamis, 02/07/2009 16:16 WIB
IHSG Tahan di Zona Positif -
Kamis, 02/07/2009 12:15 WIB
Sesi Siang
IHSG-Rupiah Bangkit Bersama -
Kamis, 02/07/2009 10:49 WIB
BUMI Tawar Konsesi Batubara BHP Billiton di Kalimantan -
Kamis, 02/07/2009 09:32 WIB
Market Flash eTrading -
Kamis, 02/07/2009 08:12 WIB
Rupiah Ceria Lagi
Indeks Berita
Rabu, 19/11/2008 17:48 WIB
Review IHSG: Tipis dan Ragu-ragu
Nurul Qomariyah - detikFinance

Jakarta -
IHSG lagi-lagi melemah tipis. Investos masih ragu-ragu untuk kembali ke pasar saham, sehingga nilai transaksinya pun sangat tipis.
Pada penutupan perdagangan saham Rabu (19/11/2008) IHSG turun 9,505 poin (0,8%) menjadi 1.180,357. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 33.434 kali, dengan volume 2,011 miliar unit saham, senilai Rp 1,304 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
Indeks kembali ditutup di teritori negatif selama tiga hari berturut-turut dalam pekan ini. Indeks ditutup di level 1.180,357 (-0,79%). Sektor manufaktur (+0,48%) dan consumer (+1,67%) merupakan sektor-sektor yang menahan pelemahan indeks.
Pelaku pasar masih ragu dalam membeli saham seiring fluktuatifnya kondisi di pasar global. Hal ini dapat dilihat dari kecilnya trading value pada perdagangan hari ini yang hanya senilai Rp1,3 trilliun.
Sementara dari hasil public expose SGRO pada hari ini, perseroan menyatakan bahwa produksi sawit perseroan pada tahun depan terancam berkurang lantaran tingginya harga pupuk. Namun mereka tetap optimis pada penjualan tahun depan karena mayoritas penjualan SGRO berbasis lokal.
Sentimen negatif seputar Grup Bakrie kembali membayangi bursa saham hari ini. Sejumlah perusahaan Bakrie seperti BUMI, BNBR, UNSP dan ENRG lagi-lagi terkena auto rejection dan masing-masing ditutup di level Rp860, Rp118, Rp250, dan Rp285.
Penekanan indeks juga dipicu oleh terdepresiasinya nilai rupiah terhadap dollar. Nilai dollar hari ini diperdagangkan di kisaran Rp12.000/US$.
(qom/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Review IHSG: Tipis dan Ragu-ragu
Nurul Qomariyah - detikFinance

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (19/11/2008) IHSG turun 9,505 poin (0,8%) menjadi 1.180,357. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 33.434 kali, dengan volume 2,011 miliar unit saham, senilai Rp 1,304 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
Indeks kembali ditutup di teritori negatif selama tiga hari berturut-turut dalam pekan ini. Indeks ditutup di level 1.180,357 (-0,79%). Sektor manufaktur (+0,48%) dan consumer (+1,67%) merupakan sektor-sektor yang menahan pelemahan indeks.
Pelaku pasar masih ragu dalam membeli saham seiring fluktuatifnya kondisi di pasar global. Hal ini dapat dilihat dari kecilnya trading value pada perdagangan hari ini yang hanya senilai Rp1,3 trilliun.
Sementara dari hasil public expose SGRO pada hari ini, perseroan menyatakan bahwa produksi sawit perseroan pada tahun depan terancam berkurang lantaran tingginya harga pupuk. Namun mereka tetap optimis pada penjualan tahun depan karena mayoritas penjualan SGRO berbasis lokal.
Sentimen negatif seputar Grup Bakrie kembali membayangi bursa saham hari ini. Sejumlah perusahaan Bakrie seperti BUMI, BNBR, UNSP dan ENRG lagi-lagi terkena auto rejection dan masing-masing ditutup di level Rp860, Rp118, Rp250, dan Rp285.
Penekanan indeks juga dipicu oleh terdepresiasinya nilai rupiah terhadap dollar. Nilai dollar hari ini diperdagangkan di kisaran Rp12.000/US$.
(qom/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
