Forum Finance
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Trade off kebijakan “kri... growth23
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 12/03/2010 16:11 WIB
IHSG Kena Koreksi 10 Poin -
Jumat, 12/03/2010 15:12 WIB
Bapepam Tetap Minta Investor Waspadai Transaksi Penjualan Matahari -
Jumat, 12/03/2010 15:06 WIB
PGN Jangan Pangkas Alokasi Gas Industri Dalam Negeri -
Jumat, 12/03/2010 14:49 WIB
18 Broker Luncurkan Online Trading -
Jumat, 12/03/2010 14:29 WIB
PTBA akan Punya Mitra Baru Asal China Bangun Rel Tanjung Enim -
Jumat, 12/03/2010 13:58 WIB
BEI Sosialisasi UU Informasi dan Transaksi Elektronik
Indeks Berita
Rabu, 19/11/2008 22:01 WIB
Updated
Sampoerna Agro Optimistis Soal Produksi TBS
Indro Bagus SU - detikFinance

(Foto: Indro-detikFinance)
"Kami optimistis target tahun ini akan tercapai, meskipun penurunan produksi TBS telah terjadi sepanjang semester dua 2008," ujar Direktur Keuangan SGRO, Sie Eddy Kurniawan usai paparan di Graha Niaga, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Rabu (19/11/2008).
Pada tahun 2007, produksi TBS SGRO sebanyak 1,181 juta ton. Selama periode Januari-September 2008, produksi TBS SGRO baru mencapai 834.216 ton, naik 35,23% dibandingkan periode yang sama 2007 sebanyak 616.861 ton.
Namun pada triwulan IV-2007, produksi TBS perseroan mencapai 564.198 ton. Hasil tersebut mendongkrak rasio pertumbuhan produksi TBS tahun lalu.
Pada tahun 2008, produksi TBS SGRO terus mengalami penurunan setiap triwulan. Pada triwulan I-2008, produksi TBS perseroan sebanyak 331.105 ton. Pada triwulan II-2008 sebanyak 278.288 ton dan pada triwulan III-2008 sebanyak 224.823 ton.
"Penurunan ini masih berlanjut pada triwulan IV-2008. Sepanjang Oktober hingga awal November, produksi TBS masih menurun. Kami perkirakan peningkatan produksi TBS baru kembali terjadi pada akhir November," jelas Eddy.
Sampoerna Agro menargetkan pertumbuhan TBS yang lebih tinggi ketimbang tahun 2007, dan yakin angka pertumbuhannya tidak negatif meski ia belum bisa menyebut angkanya.
Sayangnya, ia belum bisa menginformasikan proyeksi kinerja perseroan tahun depan.
"Masih kami hitung-hitung lagi, karena dengan kondisi seperti ini perhitungan proyeksi kinerja harus dilakukan dengan hati-hati," ujar Eddy.
(dro/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Sampoerna Agro Belum Berpikir Akuisisi Bakrie Sumatera
- Laba Sampoerna Agro Melejit 399%
- Sampoerna Agro Sediakan Dana Buy Back Rp 475 Miliar
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




