Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 09:10 WIB
Tidak Ada Dana Talangan untuk Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 08:48 WIB
Bapepam: MKBD Perusahaan Sekuritas Cenderung Menurun -
Kamis, 08/01/2009 08:38 WIB
Sistem Investor Area Dikeluarkan Februari -
Kamis, 08/01/2009 08:30 WIB
Kasus Sarijaya Bisa Hancurkan Kepercayaan Investor Lokal -
Kamis, 08/01/2009 08:15 WIB
Bapepam Nyatakan Seluruh Direksi Sarijaya Bersalah dan Dicekal -
Kamis, 08/01/2009 08:05 WIB
Rupiah Hati-hati Profit Taking
Indeks Berita
Rabu, 19/11/2008 22:01 WIB
Updated
Sampoerna Agro Optimistis Soal Produksi TBS
Indro Bagus SU - detikFinance

(Foto: Indro-detikFinance)
"Kami optimistis target tahun ini akan tercapai, meskipun penurunan produksi TBS telah terjadi sepanjang semester dua 2008," ujar Direktur Keuangan SGRO, Sie Eddy Kurniawan usai paparan di Graha Niaga, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Rabu (19/11/2008).
Pada tahun 2007, produksi TBS SGRO sebanyak 1,181 juta ton. Selama periode Januari-September 2008, produksi TBS SGRO baru mencapai 834.216 ton, naik 35,23% dibandingkan periode yang sama 2007 sebanyak 616.861 ton.
Namun pada triwulan IV-2007, produksi TBS perseroan mencapai 564.198 ton. Hasil tersebut mendongkrak rasio pertumbuhan produksi TBS tahun lalu.
Pada tahun 2008, produksi TBS SGRO terus mengalami penurunan setiap triwulan. Pada triwulan I-2008, produksi TBS perseroan sebanyak 331.105 ton. Pada triwulan II-2008 sebanyak 278.288 ton dan pada triwulan III-2008 sebanyak 224.823 ton.
"Penurunan ini masih berlanjut pada triwulan IV-2008. Sepanjang Oktober hingga awal November, produksi TBS masih menurun. Kami perkirakan peningkatan produksi TBS baru kembali terjadi pada akhir November," jelas Eddy.
Sampoerna Agro menargetkan pertumbuhan TBS yang lebih tinggi ketimbang tahun 2007, dan yakin angka pertumbuhannya tidak negatif meski ia belum bisa menyebut angkanya.
Sayangnya, ia belum bisa menginformasikan proyeksi kinerja perseroan tahun depan.
"Masih kami hitung-hitung lagi, karena dengan kondisi seperti ini perhitungan proyeksi kinerja harus dilakukan dengan hati-hati," ujar Eddy.
(dro/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Sampoerna Agro Belum Berpikir Akuisisi Bakrie Sumatera
- Laba Sampoerna Agro Melejit 399%
- Sampoerna Agro Sediakan Dana Buy Back Rp 475 Miliar
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
