Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 08:59 WIB
Mantan Kapolri Sutanto Jadi Komisaris Utama Pertamina -
Kamis, 08/01/2009 07:30 WIB
4 Negara Siapkan Standby Loan US$ 5,5 Miliar untuk RI -
Rabu, 07/01/2009 19:10 WIB
Jumlah Koperasi Bertambah 126 Unit di 2008 -
Rabu, 07/01/2009 18:53 WIB
Pasal 29 RUU JPSK Dinilai Mubazir -
Rabu, 07/01/2009 18:16 WIB
Dana Bergulir akan Disalurkan Lewat BPD, Ventura dan Koperasi -
Rabu, 07/01/2009 17:18 WIB
Stimulus Rp 50 Triliun Jangan Ada Embel-embel Memberatkan
Indeks Berita
Kamis, 20/11/2008 15:44 WIB
Radiant Nusa Investama Segera Ekplorasi Blok Singkarak
Yonda Sisko - detikFinance

Foto: Reuters
Direktur Utama PT Radiant Utama, salah satu anak perusahaan PT Radiant Nusa Investama, Sofwan Farisyi, dalam keterangan persnya di Gubernuran Sumbar, Jalan Sudirman, Kamis (20/11/2008) mengatakan, pihaknya akan melakukan eksplorasi dengan kontrak selama 3 tahun. Ekploitasi dapat dilakukan bila dalam satu atau dua tahun kandungan minyak bumi dan gas di Singkarak sudah diketahui.
“Blok Singkarak diperkirakan memiliki kandungan gas sekitar 174 billion kubik dan minyak bumi 34 juta barel. Kita akan melakukan proses seismik untuk mengetahui berapa kandungan minyak bumi dan gas di sana,” ujarnya.
Gubernur Sumbar, Gamawan Fauzi, mengatakan luas areal yang akan diekplorasi di Blok Singkarak mencapai 4 ribu kilometer persegi. Oleh sebab itu, menurutnya, dukungan masyarakat terhadap rencana eksplorasi dan eksploitasi tersebut, terutama dari lima kabupaten/kota yang wilayahnya berada di blok Singkarak sangat diperlukan.
Lima daerah itu, yakni Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok Selatan, Kota Sawahlunto, Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Tanah Datar.
Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumbar, Oyong Andawarneri, mengatakan, Blok Singkarak yang sudah berganti nama jadi ‘South West Bukit Barisan’ itu sudah ditawarkan oleh pemerintah kepada swasta sejak 1972. Pada 1972-1986 eksplorasi dilakukan PT Caltex, setelah itu dilanjutkan Petrocorp Exploration Inda pada 1992, Apache Oil Sumatra pada 1994 dan PT Expan Nusantara pada 2001.
Presiden Direktur PT Radiant Nusa Investama Riza Jaya mengatakan, setelah diekspolrasi oleh perusahaan-perusahaan terdahulu Blok Singkarak tidak jadi dieksploitasi karena dinilai tidak ekonomis.
“Waktu itu harga minyak bumi dan gas murah sehingga dikatakan tidak visible,” tukasnya.(yon/lih)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Dana Kontraktor Migas US$ 11,8 M Siap Masuk Bank Nasional
- Kontraktor Migas Diminta Simpan Dana di Bank Nasional
- 6 Lapangan Minyak Tua Bisa Tambah Produksi 1.000 Bph
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
