Berita Lain

Indeks Berita





Kamis, 20/11/2008 15:44 WIB
Radiant Nusa Investama Segera Ekplorasi Blok Singkarak
Yonda Sisko - detikFinance



Foto: Reuters
Padang, - PT Radiant Nusa Investama akan segera mengeksplorasi kandungan minyak bumi dan gas di Blok Singkarak, Sumatera Barat. Proses ke arah itu telah dilalui dengan penandatanganan kontrak sudah dilakukan pada 13 November lalu dan melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi Sumbar, Kamis (20/11/2008).

Direktur Utama PT Radiant Utama, salah satu anak perusahaan PT Radiant Nusa Investama, Sofwan Farisyi, dalam keterangan persnya di Gubernuran Sumbar, Jalan Sudirman, Kamis (20/11/2008) mengatakan, pihaknya akan melakukan eksplorasi dengan kontrak selama 3 tahun. Ekploitasi dapat dilakukan bila dalam satu atau dua tahun kandungan minyak bumi dan gas di Singkarak sudah diketahui.

“Blok Singkarak diperkirakan memiliki kandungan gas sekitar 174 billion kubik dan minyak bumi 34 juta barel. Kita akan melakukan proses seismik untuk mengetahui berapa kandungan minyak bumi dan gas di sana,” ujarnya.

Gubernur Sumbar, Gamawan Fauzi, mengatakan luas areal yang akan diekplorasi di Blok Singkarak mencapai 4 ribu kilometer persegi. Oleh sebab itu, menurutnya, dukungan masyarakat terhadap rencana eksplorasi dan eksploitasi tersebut, terutama dari lima kabupaten/kota yang wilayahnya berada di blok Singkarak sangat diperlukan.

Lima daerah itu, yakni Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok Selatan, Kota Sawahlunto, Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Tanah Datar.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumbar, Oyong  Andawarneri, mengatakan, Blok Singkarak yang sudah berganti nama jadi ‘South West Bukit Barisan’ itu sudah ditawarkan oleh pemerintah kepada swasta sejak 1972. Pada 1972-1986 eksplorasi dilakukan PT Caltex, setelah itu dilanjutkan Petrocorp Exploration Inda pada 1992, Apache Oil Sumatra pada 1994 dan PT Expan Nusantara pada 2001.

Presiden Direktur PT Radiant Nusa Investama Riza Jaya mengatakan, setelah diekspolrasi oleh perusahaan-perusahaan terdahulu Blok Singkarak tidak jadi dieksploitasi karena dinilai tidak ekonomis.

“Waktu itu harga minyak bumi dan gas murah sehingga dikatakan tidak  visible,” tukasnya.(yon/lih)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518