Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 09:29 WIB
DPK Perbankan Nasional Bisa Tumbuh 12%-13% di 2009 -
Kamis, 08/01/2009 09:21 WIB
DPK Bank Century Anjlok Rp 3,5 Triliun -
Rabu, 07/01/2009 17:14 WIB
Pembentukan Bank Khusus Koperasi dan UKM Kembali Diajukan -
Rabu, 07/01/2009 16:30 WIB
BRI Penyalur Terbanyak KUR 2008 -
Rabu, 07/01/2009 15:29 WIB
BI Rate Turun, Bunga Kredit Bank Bisa 14% -
Rabu, 07/01/2009 15:15 WIB
Pemerintah Cari Pendanaan Shibosai Pertengahan 2009
Indeks Berita
Kamis, 20/11/2008 15:47 WIB
ABN AMRO Indonesia Menjelma Jadi RBS
Indro Bagus SU - detikFinance

(Foto: dok RBS)
ABN AMRO di Indonesia kini telah re-branding menjadi RBS. Peluncuran brand RBS di Indonesia menjadi bagian dari proses integrasi yang sedang berjalan.
Dalam siaran pers yang diterima, Kamis (20/11/2008) disebutkan RBS akan mengambil bisnis wholesale, ritel, dan komersial ABN AMRO sebagai bagian dari akuisisi konsorsium yang dipimpin oleh RBS terhadap bank Belanda ini.
Dengan integrasi ini, RBS memasuki pasar Indonesia sebagai salah satu institusi keuangan paling mapan dan paling lama hadir di Indonesia sejak lebih dari 180 tahun yang lalu.
RBS juga akan mewarisi jaringan wealth management dan consumer finance terdepan yang dikelola ABN AMRO. Melalui integrasi ini, RBS akan memiliki cakupan cabang terluas di Indonesia dengan 20 cabang di 10 kota di lima p ulau terbesar di Indonesia.
"Kami optimistis terhadap pasar Indonesia dan potensi pertumbuhan di sektor perbankan ritel dan komersial. Didukung oleh jaringan dan franchise domestik yang luas, RBS berada dalam posisi yang tepat untuk melayani nasabah kami di negara ini sebagai salah satu bank dengan modal terkuat di dunia," kata Jim Brown, CEO Retail and Commercial Markets Asia.
Muhammad Aurangzeb, yang akan menjabat sebagai Head of Global Banking and Markets untuk Asia Tenggara dan Pakistan menyatakan pihaknya gembira dapat terus mengukuhkan kehadiran RBS melalui re-branding dan integrasi bisnis ini.
"Kami akan terus membuka peluang di pasar Indonesia. Saat ini kami berada dalam posisi yang kuat untuk memenuhi kebutuhan klien di situasi pasar yang tidak pasti ini," katanya.
Sedangkan Sonny Samuel, Country Executive untuk Indonesia menambahkan ABN AMRO memiliki jaringan klien yang luas dan warisan yang mengakar kuat di Indonesia, sementara kehadiran RBS akan memperkuat bisnis sebelumnya dengan keahlian dan kemampuan dalam berbagai produk finansial.
"Kami akan menawarkan gabungan produk unggulan ke para klien," ujar Sonny.
RBS memiliki status peringkat kredit AA* dari tiga lembaga pemeringkat, yang menunjukkan kualitas kredit yang sangat tinggi dan karakter sekuritas keuangan yang sangat kuat.
Denganmengakuisisi ABN AMRO, RBS untuk saat ini memiliki jaringan global di 50 negara yang melayani lebih dari 40 juta nasabah.
(ir/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- ABN AMRO Targetkan Jual First State Rp 300-700 M
- Laporan dari Filipina
ABN Amro Siapkan Kartu Kredit Syariah - Laporan dari Filipina
Bepergian Mudah dengan iTravel
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
