Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 09:10 WIB
Tidak Ada Dana Talangan untuk Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 08:48 WIB
Bapepam: MKBD Perusahaan Sekuritas Cenderung Menurun -
Kamis, 08/01/2009 08:38 WIB
Sistem Investor Area Dikeluarkan Februari -
Kamis, 08/01/2009 08:30 WIB
Kasus Sarijaya Bisa Hancurkan Kepercayaan Investor Lokal -
Kamis, 08/01/2009 08:15 WIB
Bapepam Nyatakan Seluruh Direksi Sarijaya Bersalah dan Dicekal -
Kamis, 08/01/2009 08:05 WIB
Rupiah Hati-hati Profit Taking
Indeks Berita
Kamis, 20/11/2008 16:10 WIB
Transaksi IHSG Cuma Rp 1 Triliun
Irna Gustia - detikFinance
(Foto: Indro-detikFinance)
Minimnya transaksi ini karena investor cemas akan nasib investasi di saham yang sedang penuh ketidakpastian. Padahal biasanya transaksi saham di kala sepi sekalipun mencatat nilai perdagangan minimal Rp 1-3 triliun sampai Rp 1,5 triliun.
Merosotnya bursa saham Asia ikut memukul pergerakan IHSG ditambah dengan pelemahan rupiah hingga 12.000/US$ telah membuat pelaku pasar keluar sejenak dari lantai bursa.
Pada penutupan perdagangan saham Kamis (20/11/2008) IHSG turun 25,387 poin (2,15%) menjadi 1.154,970. Sebelumnya pada sesi I IHSG terjun 36,139 poin (3,06%) menjadi 1.144,218.
Indeks LQ-45 turun 5,685 poin (2,54%) menjadi 218,381 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,583 poin (1,41%) menjadi 180,271.
IHSG mengikuti merosotnya bursa saham Asia yang terjerembab mengikuti Wall Street, seperti Hang Seng turun 4,04%, KOSPI turun 6,7%, Nikkei turun 6,89%, Shanghai turun 1,67%, STI Singapura turun 2,76% dan Taiwan turun 4,53%.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi yang sangat tipis dengan volume sebanyak 30.390 kali, pada volume 4,042 miliar unit saham, senilai Rp 1,038 triliun. Sebanyak 27 saham naik, 120 saham turun dan 42 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 250 menjadi Rp 2.600, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 140 menjadi Rp 1.340, United Tractors (UNTR) turun Rp 325 menjadi Rp 3.150, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 2.700 dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 8.400.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 5.750, Indosat (ISAT) naik Rp 250 menjadi Rp 4.350 dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 3.100.
Sementara saham-saham grup Bakrie terus tertekan. Saham Bumi Resources (BUMI) turun Rp 80 (9,3%) menjadi Rp 780, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 25 (10%) menjadi Rp 225, Bakrieland Development (ELTY) stagnan Rp 66, Bakrie Telecom (BTEL) turun Rp 1 (1,89%) menjadi Rp 52, Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 11 (9,32%) menjadi Rp 107 dan Energi Mega Persada (ENRG) turun Rp 25 (8,77%) menjadi Rp 260.(ir/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Sesi Siang
Rupiah dan IHSG Turun Banyak - IHSG Bisa Memburuk Lagi
- Wall Street Jatuh ke Level Terendah dalam 5,5 Tahun
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
