Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 08:59 WIB
Mantan Kapolri Sutanto Jadi Komisaris Utama Pertamina -
Kamis, 08/01/2009 07:30 WIB
4 Negara Siapkan Standby Loan US$ 5,5 Miliar untuk RI -
Rabu, 07/01/2009 19:10 WIB
Jumlah Koperasi Bertambah 126 Unit di 2008 -
Rabu, 07/01/2009 18:53 WIB
Pasal 29 RUU JPSK Dinilai Mubazir -
Rabu, 07/01/2009 18:16 WIB
Dana Bergulir akan Disalurkan Lewat BPD, Ventura dan Koperasi -
Rabu, 07/01/2009 17:18 WIB
Stimulus Rp 50 Triliun Jangan Ada Embel-embel Memberatkan
Indeks Berita
Kamis, 20/11/2008 16:37 WIB
13.000 Karyawan Masuk Daftar Tunggu PHK
Suhendra - detikFinance

Erman Soeparno (dok detikcom)
Setidaknya terdapat 13.000 karyawan bakal mengalami nasib mengganggur sementara karena akan dirumahkan di perusahaan mereka bekerja.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soerparno di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (20/11/2008).
"Sampai sekarang yang resmi memberi tahu baru rencana merumahkan kurang lebih 13.000 karyawan dibeberapa provinsi seluruh Indonesia," ungkapnya.
Menurut Erman, yang terpenting sekarang ini adalah upaya antisipiasi bagaimana menolong para karyawan tersebut harus tetap bekerja dan tidak berlanjut pada proses pemutusan hubungan kerja (PHK).
Mengenai berapa perusahaan dan nama-namanya, Erman dengan tegas menolak menyebutkannya. "Perusahaan-perusahaannya tidak bisa saya sebutkan karena tidak etis itu," ujarnya.
Ia juga menegaskan kalau hal ini jangan diartikan sebagai ancaman karena ini bagian dari dampak krisis global saat ini. "Pabrik-pabrik yang tidak dapat order kemudian kan tutup, harus dirunding ditingkat manajemen dan pekerjanya," serunya.
Erman meminta, dalam menghadapi kondisi seperti ini, pihaknya tidak bisa berdiri sendiri karena krisis ini harus dihadapi bersama oleh semua pihak.
Sejak awal-awal, lanjut Erman, pemerintah telah melakukan langkah-langkah atau skenario untuk menekan dampak krisis keuangan global diantaranya dengan memberikan stimulan, insentif-insentif dan kebijakan-kebijakan untuk meredam terjadinya PHK.
(hen/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Krisis Global Jangan Munculkan Proteksionisme
- Kasino Judi Pun Terimbas Krisis Global
- G20 Jangan Saling Menutup Pintu Masuk Barang Impor
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
