Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 08:30 WIB
Kasus Sarijaya Bisa Hancurkan Kepercayaan Investor Lokal -
Kamis, 08/01/2009 08:15 WIB
Bapepam Nyatakan Seluruh Direksi Sarijaya Bersalah dan Dicekal -
Kamis, 08/01/2009 08:05 WIB
Rupiah Hati-hati Profit Taking -
Kamis, 08/01/2009 07:50 WIB
IHSG Bisa Kena Imbas Pelemahan Bursa Regional -
Kamis, 08/01/2009 07:36 WIB
Rekening Nasabah Sarijaya akan Dipindahkan ke Sekuritas Lain -
Kamis, 08/01/2009 07:28 WIB
Suspensi Sarijaya Belum akan Dicabut Dalam Waktu Dekat
Indeks Berita
Kamis, 20/11/2008 17:08 WIB
Rupiah Ditarik ke 11.945/US$
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok detikFinance)
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (20/11/2008) rupiah melemah 100 poin ke posisi 11.945 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat melemah hingga ke level 12.440 per dolar AS.
Seperti dikatakan Menkeu Sri Mulyani, penguatan dolar AS bukan karena pasokan yang minim tapi karena sepinya yang melakukan transaksi.
Rupiah menjadi korban atas krisis finansial dunia. Gara-gara krisis semua pihak kini lebih memilih memegang dolar AS yang membuat transaksi valas menjadi minim.
Meski nilai rupiah sempat melorot hingga 12.000/US$, pemerintah melihat pelemahan ini masih dalam border yang cukup aman. Meski begitu, para pelaku usaha dan masyarakat tetap harus melakukan penyesuai dalam aktivitasnya.
Di sisi kini muncul ketakutan akan keluarnya modal domestik yang bisa membuat Indonesia mengalami pelemahan rupiah yang panjang.
Sementara mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS antara lain, rupee India melemah 1,14%, won Korea melemah 3,46%, peso Filipina melemah 0,04%, bath Thailand melemah 0,31%, dan dolar Taiwan melemah 0,41%.
(ir/qom)
Baca juga :
- Sesi Siang
Rupiah dan IHSG Turun Banyak - Rupiah Terus Melaju di 12.000/US$
- Imbauan BI untuk Melepas Dolar Kontraproduktif
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
