Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 07/01/2009 19:10 WIB
Jumlah Koperasi Bertambah 126 Unit di 2008 -
Rabu, 07/01/2009 18:53 WIB
Pasal 29 RUU JPSK Dinilai Mubazir -
Rabu, 07/01/2009 18:16 WIB
Dana Bergulir akan Disalurkan Lewat BPD, Ventura dan Koperasi -
Rabu, 07/01/2009 17:18 WIB
Stimulus Rp 50 Triliun Jangan Ada Embel-embel Memberatkan -
Rabu, 07/01/2009 16:35 WIB
Pemerintah akan Agresif Rangkul Dana SILPA Pemda -
Rabu, 07/01/2009 12:35 WIB
SPBU Dijamin Tidak Lagi Merugi Akibat Perubahan Harga BBM
Indeks Berita
Kamis, 20/11/2008 21:39 WIB
Rencana Ekspansi PKT Terhambat
Suhendra - detikFinance

Foto: PKT
Beberapa rencana ekspansi PKT diantaranya pembangunan unit produksi yang diberi nama Kaltim-5, berkapasitas 15 juta ton yang akan selesai pada tahun 2015 senilai US$ 750 juta.
Proyek kedua membangun 2 pabrik NPK fuse blending dengan nilai investasi US$ 12 juta dengan kapasitas 200 ribu ton.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Hidayat Nyakman dalam acara konferensi pers, Jakarta, Kamis (20/11/2008).
"Awalnya sudah sounding BRI, Mandiri tapi lari semua target pengerjaan mundur dari 2009, persiapan sudah mulai di kuartal tiga dan awal 2010 bisa jalan, proses tetap berjalan," ungkapnya.
Menurut Hidayat, dua proyek tadi bernilai sangat strategis bagi perseroan khususnya untuk mengantisipasi kebutuhan pupuk nasional beberapa tahun mendatang.
Sementara itu Direktur Keuangan PKT Eko Sunarko menambahkan bahwa saat ini PKT mengalami masalah untuk merealisasikan proyek-proyek tadi akibat likuiditas dan tingginya dolar AS.
"Untuk proyek pembangunan NPK fuse blending, kami tetap teruskan, sudah 11% berjalan," kilahnya
Untuk pembangunan unit produksi baru Kaltim-5, lanjut Eko, perseroan akan menghitung ulang karena dana sebesar US$750 juta ditengah ketatnya likuiditas saat ini.
(hen/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
