Berita Lain

Indeks Berita





Kamis, 20/11/2008 21:39 WIB
Rencana Ekspansi PKT Terhambat
Suhendra - detikFinance



Foto: PKT
Jakarta - Rencana ekspansi PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) terhambat pendanaan. PKT berencana akan menghitung ulang terkait rencana ekspansi tersebut, terkait ketatnya likuiditas keuangan dalam negeri akibat pengaruh global.

Beberapa rencana ekspansi PKT diantaranya pembangunan unit produksi yang diberi nama Kaltim-5, berkapasitas 15 juta ton yang akan selesai pada tahun 2015 senilai US$ 750 juta.

Proyek kedua membangun  2 pabrik NPK fuse blending dengan nilai  investasi US$ 12 juta  dengan kapasitas 200 ribu ton.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Hidayat Nyakman dalam acara konferensi pers, Jakarta, Kamis (20/11/2008).

"Awalnya sudah sounding BRI, Mandiri tapi lari semua target  pengerjaan mundur dari 2009, persiapan sudah mulai di kuartal tiga dan awal 2010 bisa jalan, proses tetap berjalan," ungkapnya.

Menurut Hidayat, dua proyek tadi bernilai sangat strategis bagi perseroan khususnya untuk mengantisipasi kebutuhan pupuk nasional beberapa tahun mendatang.

Sementara itu Direktur Keuangan PKT Eko Sunarko menambahkan bahwa saat ini PKT mengalami masalah untuk merealisasikan proyek-proyek tadi akibat likuiditas dan  tingginya dolar AS.

"Untuk proyek pembangunan NPK fuse blending, kami tetap teruskan, sudah 11% berjalan," kilahnya

Untuk pembangunan unit produksi baru Kaltim-5, lanjut Eko, perseroan akan menghitung ulang karena dana sebesar US$750 juta ditengah ketatnya likuiditas saat ini.



(hen/qom)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518