Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 09:16 WIB
H-1 Pemulangan, Total Jamaah Haji Meninggal 437 Orang -
Kamis, 08/01/2009 09:04 WIB
Rumah Kos Jati Pulo Terbakar
Saksi Mata: Api Berkobar Pukul 03.00 WIB, Kabel Listrik Menyala-nyala -
Kamis, 08/01/2009 09:00 WIB
Menkeh Dati Ngantor Kembali, Ayah Bayinya Belum Terkuak -
Kamis, 08/01/2009 08:45 WIB
PKS Bantah Kampanye, Bawaslu Tetap Adukan ke Polisi -
Kamis, 08/01/2009 08:22 WIB
Rumah Kos Jati Pulo Terbakar
Tangis Keluarga Korban Tewas Mulai Pecah di RSCM -
Kamis, 08/01/2009 08:00 WIB
Rumah Kos Jati Pulo Terbakar
6 Korban Teridentifikasi, 2 Belum
Indeks Berita
Jumat, 21/11/2008 13:15 WIB
Rekaman Skenario Pemenangan Karsa Diperdengarkan di MK
Didi Syafirdi - detikFinance
"Ini kami serahkan sebagai simpatisan Kaji (Khofifah-Mujiono) melihat adanya kecurangan di Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan," kata Edy Sucipto, saksi yang diajukan kubu Khofifah dalam sidang Pilkada Jatim di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Rekaman telepon yang diserahkan Edy merupakan rekaman percakapan dirinya dengan Kepala Desa Nizar Zarom. Dalam rekaman tersebut terdengar, seseorang bertanya, "Bagaimana Karwo bisa menang mutlak?" Lantas ada seseorang yang menjawab, "Itu bisa karena sudah dikoordinasikan terlebih dulu".
Mendengar rekaman percakapan itu, Khofifah senyum-senyum. Sedangkan Sukarwo, diam saja.
Rekaman tersebut, menurut Edy, dibuat pada tanggal 13 November pukul 14.00 WIB.
Kuasa hukum Karwo, Todung Mulya Lubis, menyatakan keberatan atas diperdengarkannya rekaman tersebut. "Apa benar perbincangan itu membicarakan masalah Karsa? Kapan dan waktunya kan tidak diketahui," kata Todung.
Anggota majelis hakim Muhamad Alim menyatakan, pihaknya nanti akan mencocokkan alat bukti untuk mengecek benar tidaknya rekaman tersebut.
Di sela-sela sidang, Todung kembali mempermasalahkan rekaman tersebut. Ia memprotes rekaman itu diperdengarkan tanpa menghadirkan pihak yang terlibat.
"Ini harus dikroscek. Apakah ini benar atau tidak rekamannya karena zaman sekarang ini hal-hal elektronik seperti foto, itu bisa direkayasa," kata Todung.
(iy/nrl)
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- Sidang Pilkada Jatim di MK
Saksi Lihat Kotak Suara Dibuka di Luar TPS - Sengketa Pilkada Jatim
Dibayar Rp 300 Ribu, Ketua PPS Coblos 200 Surat Suara Kar-Sa - Sengketa Pilgub Jatim
Ka-Ji Jangan Jadikan Hasil Quick Count Bukti Tuduh Kar-Sa
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
