Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 16/03/2010 10:05 WIB
Reliance Genjot Online Trading -
Selasa, 16/03/2010 08:07 WIB
Wall Street Flat Menanti The Fed -
Senin, 15/03/2010 18:12 WIB
Penjualan Indocement Turun 8% di 2009 -
Senin, 15/03/2010 18:07 WIB
Bapepam Siap Pelajari Larangan Rangkap Jabatan Komisaris Dari KPPU -
Senin, 15/03/2010 17:25 WIB
Gosip Mau Diganti, Fuad Rahmany Cuek -
Senin, 15/03/2010 17:11 WIB
Jual SUKRI, Reliance Danai Restorasi Taman Nasional Ujung Kulon
Indeks Berita
Jumat, 21/11/2008 17:15 WIB
Rupiah Berhenti di 12.000/US$
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok detikFinance)
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Jumat (21/11/2008) rupiah melemah 55 poin ke posisi 12.000 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat melemah hingga ke level 12.600 per dolar AS.
Gubernur BI Boediono kembali menegaskan akan terus menjaga rupiah dari gejolak pasar yang sedang penuh ketidakpastian. BI akan menjaga rupiah di level yang realistis.
"Kita akan terus menjaga rupiah dan terus mengamati pasar. Kita akan berupaya menjaga rupiah pada level yang realistis," kata Boediono dalam jumpa pers di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Boediono juga memastikan negara akan tetap menganut sistem devisa bebas dalam arti bebas memiliki dan bebas menggunakan.
Diakui Boediono meski cadangan devisa saat ini hanya sekitar US$ 50,5 miliar namun tetap lalulintas devisa dan rupiah berjalan dengan baik.
"Cadangan devisa negara saat ini sekitar US$ 50 miliar memang jauh lebih kecil jika dibandingkan China dan AS. Namun kita akan tetap menjaga lalulintas devisa dan rupiah," katanya.
Sementara mata uang Asia lainnya kebanyakan menguat terhadap dolar AS seperti won Korea menguat 0,18%, ringgit Malaysia menguat 0,03%, peso Filipina menguat 0,22%, dolar Singapura menguat 0,14%. Sedangkan yen Jepang melemah 1,39% dan bath Thailand melemah 0,28%.
(ir/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Sesi Siang
Rupiah 12.100/US$, IHSG Jeblok - BI Pastikan Terus Jaga Rupiah
- Rupiah Pagi Turun ke 12.200/US$
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




