Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 08:15 WIB
Bapepam Nyatakan Seluruh Direksi Sarijaya Bersalah dan Dicekal -
Kamis, 08/01/2009 08:05 WIB
Rupiah Hati-hati Profit Taking -
Kamis, 08/01/2009 07:50 WIB
IHSG Bisa Kena Imbas Pelemahan Bursa Regional -
Kamis, 08/01/2009 07:36 WIB
Rekening Nasabah Sarijaya akan Dipindahkan ke Sekuritas Lain -
Kamis, 08/01/2009 07:28 WIB
Suspensi Sarijaya Belum akan Dicabut Dalam Waktu Dekat -
Kamis, 08/01/2009 07:17 WIB
Wall Street Anjlok Lagi
Indeks Berita
Jumat, 21/11/2008 17:15 WIB
Rupiah Berhenti di 12.000/US$
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok detikFinance)
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Jumat (21/11/2008) rupiah melemah 55 poin ke posisi 12.000 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat melemah hingga ke level 12.600 per dolar AS.
Gubernur BI Boediono kembali menegaskan akan terus menjaga rupiah dari gejolak pasar yang sedang penuh ketidakpastian. BI akan menjaga rupiah di level yang realistis.
"Kita akan terus menjaga rupiah dan terus mengamati pasar. Kita akan berupaya menjaga rupiah pada level yang realistis," kata Boediono dalam jumpa pers di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Boediono juga memastikan negara akan tetap menganut sistem devisa bebas dalam arti bebas memiliki dan bebas menggunakan.
Diakui Boediono meski cadangan devisa saat ini hanya sekitar US$ 50,5 miliar namun tetap lalulintas devisa dan rupiah berjalan dengan baik.
"Cadangan devisa negara saat ini sekitar US$ 50 miliar memang jauh lebih kecil jika dibandingkan China dan AS. Namun kita akan tetap menjaga lalulintas devisa dan rupiah," katanya.
Sementara mata uang Asia lainnya kebanyakan menguat terhadap dolar AS seperti won Korea menguat 0,18%, ringgit Malaysia menguat 0,03%, peso Filipina menguat 0,22%, dolar Singapura menguat 0,14%. Sedangkan yen Jepang melemah 1,39% dan bath Thailand melemah 0,28%.
(ir/qom)
Baca juga :
- Sesi Siang
Rupiah 12.100/US$, IHSG Jeblok - BI Pastikan Terus Jaga Rupiah
- Rupiah Pagi Turun ke 12.200/US$
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
