Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 07:30 WIB
4 Negara Siapkan Standby Loan US$ 5,5 Miliar untuk RI -
Rabu, 07/01/2009 19:10 WIB
Jumlah Koperasi Bertambah 126 Unit di 2008 -
Rabu, 07/01/2009 18:53 WIB
Pasal 29 RUU JPSK Dinilai Mubazir -
Rabu, 07/01/2009 18:16 WIB
Dana Bergulir akan Disalurkan Lewat BPD, Ventura dan Koperasi -
Rabu, 07/01/2009 17:18 WIB
Stimulus Rp 50 Triliun Jangan Ada Embel-embel Memberatkan -
Rabu, 07/01/2009 16:35 WIB
Pemerintah akan Agresif Rangkul Dana SILPA Pemda
Indeks Berita
Sabtu, 22/11/2008 17:05 WIB
Laporan dari Peru
SBY Minta Peran Lebih Kalangan Bisnis Atasi Krisis Global
Arifin Asydhad - detikFinance

(Foto: Muchlis/Setpres)
Foto Terkait
Presiden SBY menyampaikan hal ini saat menjadi keynote speaker dalam The APEC CEO Summit yang digelar di Auditorium Kementerian Pertahanan, Lima, Peru, Jumat (21/11/2008). SBY membawakan pidato dengan judul 'Economic Growth, Inequality and Poverty: What are the Challenges fot APEC's Developing Economies'. The APEC CEO Summit ini dihadiri oleh para kalangan usaha dari berbagai belahan dunia.
Dalam pidatonya, SBY memberikan pemaparan panjang lebar mengenai kisah sukses Indonesia dalam mengatasi berbagai krisis yang melanda. Presiden mengajak kalangan bisnis untuk bersama-sama belajar dari kesalahan masa lalu dan saling memberikan saran terhadap perbaikan ekonomi.
Menurut SBY, dunia bisnis memiliki peranan penting, baik dalam keadaan normal maupun pada masa krisis. "Sejak krisis keuangan global melanda, saya telah memastikan bahwa pemerintah, bank sentral, dan dunia bisnis bisa duduk bersama-sama mencari solusi dan mengatasi krisis. Kita dapat saling bicara dan memberi saran," kata SBY.
Beberapa perusahaan mungkin ambruk, terlalu sulit untuk bertahan. "Kita seharusnya menyelamatkan apa saja yang bisa diselamatkan dan fokus pada harapan masa depan. Pendidikan, usaha kecil dan menengah, energi alternatif, kemajuan teknologi, dan juga menjaga kesejahteraan masyarakat," kata SBY.
Harapan-harapan tersebut, kata SBY, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk merealisasikannya. Namun pemerintah harus bekerja sama bergandengan tangan dengan kalangan bisnis untuk merealisasikannya.
"Kita menghadapi masa-masa sulit ke depan, tetapi kita masih memiliki pilihan: harapan atau keputusasaan, kesempatan atau kegagalan. Saya percaya bahwa Anda akan membuat pilihan yang tepat," kata SBY saat menutup pidatonya.
Setelah pidato selesai, acara dilanjutkan dengan diskusi panel yang dipandu General Manager Daewoo Asia Pasifik Nick Reilly sebagai moderator. Sebagai panelis adalah Chief Research and Strategic Officer Microsoft Corporation Craig Mundie, CEO Freeport McMoran Copper and Gold Richard Adkerson, dan CEO Alibaba Group Jack Ma.(asy/asy)
Baca juga :
- Laporan dari Peru
Kunci Atasi Krisis Adalah Berkomitmen untuk Rakyat - Laporan dari Peru
Mendag: Ada Komitmen Selesaikan Perundingan Doha Akhir Tahun - Laporan dari Brazil
SBY Harap Ekspor Dijaga, Infrastruktur Tetap Dibangun
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
