Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 09:27 WIB
Target Penerimaan Pajak 2009 Terkoreksi -
Kamis, 08/01/2009 08:59 WIB
Mantan Kapolri Sutanto Jadi Komisaris Utama Pertamina -
Kamis, 08/01/2009 07:30 WIB
4 Negara Siapkan Standby Loan US$ 5,5 Miliar untuk RI -
Rabu, 07/01/2009 19:10 WIB
Jumlah Koperasi Bertambah 126 Unit di 2008 -
Rabu, 07/01/2009 18:53 WIB
Pasal 29 RUU JPSK Dinilai Mubazir -
Rabu, 07/01/2009 18:16 WIB
Dana Bergulir akan Disalurkan Lewat BPD, Ventura dan Koperasi
Indeks Berita
Senin, 01/12/2008 15:18 WIB
Industri Alat Musik Masih Aman dari PHK
Suhendra - detikFinance

Foto: Suhendra/detikFinance
"Industri alat musik itu lebih banyak konsumen pelajar jadi penurunan demand tidak secepat konsumsi," kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) Depperin Ansari Bukhari disela-sela kunjungan ke pabrik Yamaha, Cikarang, Senin (1/12/2008).
Ansari mengatakan kecil kemungkinan industri musik tersungkur di kobangan krisis ekonomi. Malahan industri ini masih bisa tumbuh hinggaa 40% dan pertumbuhan ekspornya pada tahun ini diperkirakan bisa mencapai 140%.
"Jadi belum ada dampak ke industri musik, mudah-mudahan jangan supaya berdampak ke tenaga kerja," jelasnya.
Menteri Perindustrian Fahmi Idris juga mengatakan bahwa industri alat musik, meski bukan sebagai kebutuhan pokok, namun pembelinya sangat solid karena umumnya adalah lembaga pendidikan.
"Memang bukan kebutuhan pokok, pemakai alat ini beda dengan misalnya pakaian, ini pemakai kelompok. Pembeli dari produk ini adalah pembeli yang solid, pembeli kuat tidak terlalu parah," kilah Fahmi.
Saat ini ada 13 perusahaan alat musik di Indonesia yang memiliki kapasitas 108.598 juta per tahun unit dengan nilai Rp 2,2 triliun. Tenaga kerja yang terserap mencapai 17.174 karyawan dengan nilai ekspor US$ 391 juta dan nilai impor bahan baku US$ 35 juta.
(hen/lih)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Pemerintah Minta Karyawan Kontrak Segera Diangkat
- Pengusaha Tanggung 32% Tambahan Upah Buruh
- Ketua DPR: SKB 4 Menteri Sudah Tidak Ada Artinya
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
