Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 16:12 WIB
Bapepam Periksa Direksi Hingga Pegawai Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 16:10 WIB
Bursa Regional Benamkan IHSG 18 Poin -
Kamis, 08/01/2009 15:59 WIB
Sinarmas dan Trimegah Incar Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 15:02 WIB
Repo Saham BUMI Libatkan 7 Broker -
Kamis, 08/01/2009 14:06 WIB
Nasabah Saham Sarijaya Diminta Serahkan Bukti Kepemilikan Dana -
Kamis, 08/01/2009 14:01 WIB
Katarina Utama akan Listing Setelah Alfamart
Indeks Berita
Senin, 01/12/2008 17:12 WIB
Review IHSG: Inflasi dan BUMI
Nurul Qomariyah - detikFinance

Pada penutupan perdagangan saham Senin (1/12/2008) turun 18,416 poin (1,48%) menjadi 1.223,125. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 57.619 kali, dengan volume 2,440 miliar unit saham, senilai Rp 2,023 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
Bursa Indonesia ditutup terkoreksi ke level 1.223 (-1,48%) setelah sebelumnya ditutup menguat selama sepekan terakhir. Sementara bursa regional ditutup mixed Hang Seng (+1,59%), Singapore Starit Times (-2,44%), dan Topix (-0,88%).
Selama sesi pertama indeks sempat tertahan di teritori positif, bahkan sempat menyentuh level tertinggi 1.261 (+1,6%). Namun dirilisnya hasil pengumuman inflasi November sebesar 0,12% QoQ (estimasi consensus 0,06%) dan 11,68% YoY pada pukul 13.30 memicu aksi profit taking oleh para investor. Walaupun hasil inflasi ini di bawah target, namun secara periodic inflasi untuk bulan November lebih rendah dari bulan Oktober 11,77% YoY dan 0,45% QoQ.
Sementara keputusan Northstar untuk mengakuisisi BUMI senilai US$575 juta (membeli repo BUMI dari Odickson Finance) memberi sentimen negatif (di bawah ekspektasi US$ 1,1 juta). Dengan kebijakan ini, Bakrie masih berpeluang menjadi majority share holder (on hand 8,7% dan utang repo 9,5%), sedangkan kepemilikan Northstar hanya 13,3%.
Turunnya laba BUMI pada Q308 menjadi $490,147 juta (-39% YoY) juga memicu anjloknya saham batu bara ini. BUMI ditutup di level Rp940 (-6,93%).
Minimnya sentiment positif serta hasil Inflasi yang below expectations mengakibatkan 100 saham ditutup melemah, 51 stagnan, dan 38 menguat. Adapun saham yang merupakan top gainer hari ini berasal dari sektor infrastruktur seperti TLKM (2,56%), PGAS (+1,63%), dan EXCL (+1,19%).
(qom/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
