Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 16:12 WIB
Bapepam Periksa Direksi Hingga Pegawai Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 16:10 WIB
Bursa Regional Benamkan IHSG 18 Poin -
Kamis, 08/01/2009 15:59 WIB
Sinarmas dan Trimegah Incar Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 15:02 WIB
Repo Saham BUMI Libatkan 7 Broker -
Kamis, 08/01/2009 14:06 WIB
Nasabah Saham Sarijaya Diminta Serahkan Bukti Kepemilikan Dana -
Kamis, 08/01/2009 14:01 WIB
Katarina Utama akan Listing Setelah Alfamart
Indeks Berita
Senin, 01/12/2008 17:25 WIB
Rupiah Sandar ke 11.950/US$
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok detikFinance)
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Senin (1/12/2008) rupiah menguat 200 poin ke posisi 11.950 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat melemah ke 12.440 per dolar AS.
BPS mencatat inflasi November sebesar 0,12 persen yang lebih rendah dari Oktober sebesar 0,45%. Untuk bulan November, kota yang mengalami deflasi lebih banyak ketimbang yang mengalami inflasi. Bahan makanan untuk pertama kalinya. Inflasi tahun kalendar dari Januari hingga November sebesar 11,1% dan year on year 11,68%.
Turunnya inflasi membuka peluang untuk BI menurunkan BI Rate dari posisi saat ini 9,5% dalam rapat dewan gubernur (RDG) pada 4 Desember 2008. Penurunan BI Rate diharapkan bisa melongarkan likuiditas perbankan ke sektor rill yang saat ini sangat ketat.
Sementara mata uang Asia lainnya ditutup bervariasi terhadap dolar AS seperti dolar Hong Kong melemah 0,02%, yen Jepang menguat 1,83%, won Korea menguat 1,95%, peso Filipina menguat 0,39%, dolar Singapura melemah 0,91% dan bath Thailand melemah 0,54%. (ir/qom)
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
