Berita Lain

Indeks Berita





Selasa, 02/12/2008 14:36 WIB
ICP Anjlok ke US$ 46,3/Barel
Wahyu Daniel - detikFinance



Foto: Alih Istik/detikFinance
Jakarta - Harga Minyak Indonesia (ICP/Indonesia Crude Price) hari ini sudah mencapai titik terendahnya dalam beberapa bulan, yaitu US$ 46,32 per barel. Dengan ICP sebesar ini, pemerintah mengakui tak lagi mensubsidi Premium.

"Memang sudah tercapai harga keekonomiannya. Harga keekonomian itu kan
adalah perhitungan bahan bakar dengan kondisi ICP dan kurs saat ini," kata Dirjen Migas Evita Legowo usai rapat dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (2/12/2008).

Untuk ICP rata-rata sejak Januari hingga 2 Desember 2008 masih di kisaran US$ 97,45 per barel. Sementara ICP terhitung November 2007 hingga Desember 2008 sekitar US$ 101,1 per barel.

Meski pemerintah sudah menurunkan harga Premium, hingga kini penurunan harga solar masih menunggu giliran. Evita mengaku berdasarkan penghitungannya, harga Solar belum bisa ikut turun.

"Perhitungan saya saat ini belum bisa turun, karena masih di atas harga keekonomian," katanya.

Meski begitu, kalaupun harga Solar turun, maka akan divelauasi setiap bulan juga seperti halnya Premium. Namun walaupun bisa naik turun, batas atasnya tetaplah harga Solar saat ini yaitu Rp 5.500 per liter.(lih/qom)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518