Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 16:12 WIB
Bapepam Periksa Direksi Hingga Pegawai Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 16:10 WIB
Bursa Regional Benamkan IHSG 18 Poin -
Kamis, 08/01/2009 15:59 WIB
Sinarmas dan Trimegah Incar Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 15:02 WIB
Repo Saham BUMI Libatkan 7 Broker -
Kamis, 08/01/2009 14:06 WIB
Nasabah Saham Sarijaya Diminta Serahkan Bukti Kepemilikan Dana -
Kamis, 08/01/2009 14:01 WIB
Katarina Utama akan Listing Setelah Alfamart
Indeks Berita
Selasa, 02/12/2008 19:11 WIB
BEI Tak Urusi Reksa Dana Antaboga
Indro Bagus SU - detikFinance

Foto: Wahyu Daniel/detikFinance
"Kalau soal produk reksadana kami tidak mengawasi. Itu bagiannya Bapepam. Kami hanya mengawasi AB (anggota bursa)," ujar Direktur Perdagangan Fixed Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan BEI, Guntur Pasaribu di kantornya, gedung BEI, Jakarta, Selasa (2/12/2008).
Menurut Guntur, wewenang BEI hanya sebatas mengawasi tindak tanduk broker-broker yang terdaftar sebagai anggota bursa. Di luar itu adalah wewenang Bapepam.
"Yang kami awasi seperti kinerja dia sebagai broker atau underwriter. Kita lebih pada keanggotaannya. Tapi setahu saya kalau ada fund manajer yang terbitkan reksadana seharusnya ada prospektusnya," jelas Guntur.
PT Antaboga Delta Sekuritas Indonesia merupakan broker yang terdaftar di BEI dengan kode broker SY. Antaboga beroperasi sejak 22 Mei 1995 dengan izin kerja PPE, PEE dan MI. Nilai Modal Kerja bersih Disesuaikan (MKBD) perseroan per hari ini sebesar Rp 34,956 miliar.
Dalam kisruh ini dikabarkan Antaboga menerbitkan produk reksadana sekitar 3 bulan yang lalu. Menurut kabar yang beredar, PT Bank Century Tbk (BCIC) yang sedang bermasalah menjadi agen penjual utamanya. Namun seiring dengan diambil alihnya BCIC oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), produk reksa dana tersebut gagal bayar.
Corporate Secretary Bank Deddy Triana mengatakan, pihaknya sama sekali tidak tahu mengenai produk reksa dana Antaboga.
"Kita belum dapat konfirmasi dari manajemen lama, mereka kan sedang dalam pemeriksaan, jadi akan butuh proses. Sejauh ini kami belum mengetahui apakah produk itu benar-benar pernah dijual melalui kita. Setahu saya, Bank Century tidak pernah menjual produk tersebut," katanya saat dikonfirmasi detikFinance.(dro/qom) Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
