Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 16:05 WIB
Bulog Cetak Surplus Rp 85 Miliar di 2008 -
Kamis, 08/01/2009 15:14 WIB
Proyek Departemen PU 2009 Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja -
Kamis, 08/01/2009 14:48 WIB
Penerima Raskin 2009 Susut Jadi 17,09 Juta RTS -
Kamis, 08/01/2009 13:59 WIB
BLT 2009 Hanya untuk Januari dan Februari -
Kamis, 08/01/2009 13:40 WIB
Depkeu dan KPK Bentuk Tim Investigasi Rekening Liar -
Kamis, 08/01/2009 13:25 WIB
Produk Berlogo KAN Lebih Mudah Masuk Arab Saudi
Indeks Berita
Rabu, 03/12/2008 09:50 WIB
26.000 Buruh Tekstil di Jabar Dirumahkan
Erna Mardiana - detikFinance

Foto: Suhendra/detikFinance
"Sekarang ini kita harap-harap cemas dan berdoa semoga krisis sekarang bisa kita lewati," ujar Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jabar Ade Sudrajat saat dihubungi detikbandung, Rabu (3/12/2008).
Menurutnya krisis finansial global saat ini memaksa pengusaha di Jabar untuk merumahkan para karyawannya. Sebelumnya Ade mengatakan industri pertekstilan di dunia merosot sebesar 30 persen akibat krisis.
"Merumahkan karyawan tak bisa dihindari. Sejak awal November lalu hingga sekarang ini, sekitar 26 ribu buruh di Jabar yang dirumahkan," ungkapnya.
Ketika ditanya apakah jumlah ini akan bertambah pada 2009 nanti, Ade menyatakan dirinya enggan memprediksi. "Saya engga mau prediksi. Takut. Doakan saja industri tekstil kita bisa bertahan," katanya.(ern/qom)
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Gelombang PHK Tak Bisa Dihindari
- Industri Alat Musik Masih Aman dari PHK
- Pemerintah Minta Karyawan Kontrak Segera Diangkat
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
