Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 16:12 WIB
Bapepam Periksa Direksi Hingga Pegawai Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 16:10 WIB
Bursa Regional Benamkan IHSG 18 Poin -
Kamis, 08/01/2009 15:59 WIB
Sinarmas dan Trimegah Incar Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 15:02 WIB
Repo Saham BUMI Libatkan 7 Broker -
Kamis, 08/01/2009 14:06 WIB
Nasabah Saham Sarijaya Diminta Serahkan Bukti Kepemilikan Dana -
Kamis, 08/01/2009 14:01 WIB
Katarina Utama akan Listing Setelah Alfamart
Indeks Berita
Rabu, 03/12/2008 10:56 WIB
Rekomendasi Saham
Saham Bank Sudah Boleh Dibeli
Irna Gustia - detikFinance
(Foto: Indro-detikfinance)
Optima Securities dalam risetnya, Rabu (2/12/2008) menulis sinyal beli pada sektor ini terlihat pada 25 November ditandai oleh golden cross pada A/D line dan Fast Stochastic Bullish cross over pada 21 November.
Konfirmasi dari Williams %R pada 24 November yakni keluar dari area oversold Indikator EMA belum mengkonfirmasi tren bullish tersebut karena golden cross belum terbentuk namun makin berhimpit. Bollinger band memberikan tanda harga masih di bawah middle band namun ada kecenderungan break menembus ke atas.
Berikut perhitungan secara teknikal saham-saham perbankan:
Bank Central Asia (BBCA): Buy: TP Rp 3.025
Dari Fibonacci posisi di bawah level 2.500 bisa menjadi entry point yang sangat menarik sedangkan level 3.025, 3.060 dan 3.100 merupakan level untuk melakukan profit taking karena masing-masing berada pada Fibbo 138,2%, 150% dan 161,8%.
Bank Mandiri (BMRI): Buy: TP Rp 1.940
Dari Fibonacci posisi di bawah 1.250 merupakan level favorit untuk akumulasi sedangkan level 1.940, 2.195 dan 2.350 merupakan level untuk distribusi (profit taking) karena masing-masing berada pada Fibbo 100%, 138,2%, dan 161,8%.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI): Sell On Strength: TP Rp 3.875
Dari hitungan Fibonacci posisi 2.525 dan 3.050 bakal menjadi support kuat atau entry point karena ada di Fibbo 38,2%. Sedangkan level untuk melakukan jual bisa dilakukan pada posisi 3.875 yang bertepatan dengan Fibbo 100%.
Bank Danamon (BDMN): Sell On Strength: TP Rp 3.200
Dari Fibonacci posisi di level 3.200 merupakan level untuk melakukan profit taking dalam jangka menengah sedangkan 2.700 untuk jangka pendek karena bertepatan dengan Fibbo 100% dan 61,8% sementara untuk entry point bisa di bawah level 1.900.
Bank Panin (PNBN): Sell On Strength TP Rp 630
Dari Fibonacci posisi 630, 700 dan 760 bertepatan dengan Fibbo 38,2%; 50%; 61,8% merupakan level untuk profit taking sedangkan untuk entry poin ada dikisaran 425.
Bank Negara Indonesia (BBNI): Sell
Dari Fibonacci ratio, posisi 780 bertepatan dengan Fibbo 38,2% merupakan level untuk profit taking sedangkan untuk entry poin ada di kisaran 415.
Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil.(ir/qom)
Baca juga :
- Rekomendasi Saham
Lepas ENRG, Buru BMRI - Rekomendasi Saham
Menakar Harga Saham Infrastruktur - Rekomendasi Saham
INKP dan UNSP di Area Negatif
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
