Berita Lain

Indeks Berita





Rabu, 03/12/2008 11:12 WIB
Qantas Jajaki Merger dengan British Airways
Nurul Qomariyah - detikFinance



Foto: Reuters
Sydney - Maskapai penerbangan Qantas menjajaki merger dengan British Airways (BA). Pelemahan ekonomi dunia memaksa para maskapai melakukan efisiensi, salah satunya melalui konsolidasi dengan maskapai lain.

"Qantas Airways mengkonfirmasi sedang mengeksplorasi potensi merger dengan British Airways Plc melalui struktur perusahaan dual-listed," ujar Qantas dalam pernyataannya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/12/2008).

Namun Qantas tidak bisa memastikan apakah pembicaraan merger itu akan berakhir pada sebuah kesepakatan. BA pada tahun 1993 telah mengakuisisi 25% saham Qantas. Namun 11 tahun kemudian, BA menjual lagi saham Qantas.

Selain dengan BA, Qantas dikabarkan akan melakukan merger dengan maskapai Spanyol, Iberia. Namun untuk merger dengan Iberia ini, Qantas belum bisa memberikan konfirmasinya.

Namun jika merger antara Qantas, BA dan Iberia terjadi, maka akan terbentuk sebuah maskapai terbesar di dunia.

Saham BA langsung melonjak hingga 164,1 pence, sebelum akhirnya ditutup naik 12,5% menjadi 157,1 pence.

Sementara BA menyatakan, merger itu akan dilakukan melalui pembentukan perusahaan yang listing di dua negara yakni London dan Australia. Pemerintah Australia sendiri sudah mengindikasikan akan memberikan kelonggaran untuk kepemilikan asing. Sesuai UU Australia, Qantas harus mempertahankan kepemilikan lokal hingga 51%.

(qom/ir)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518