Berita Lain

Indeks Berita





Rabu, 03/12/2008 13:00 WIB
Potensi Ekspor Mebel Nasional Lenyap US$ 250 Juta
Gunawan Mashar - detikFinance



Foto: dok detikFinance
Jakarta - Turunnya permintaan mebel dari AS membuat potensi ekspor mebel nasional berkurang hingga US$ 150-250 juta. Awalnya potensi ekspor mebel nasional pada 2008 diperkirakan bisa mencapai US$ 2 miliar.

Hal ini dikatakan Ketua Asosiasi Mebel Indonesia (Asmindo), Ambar Tjahyono saat menggelar konferensi pers usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (3/12/2008).

"Potensi ekspor kita yang hilang US$ 150 hingga 250 juta," tutur Ambar.

Hal ini sangat disayangkan Asmindo karena setiap ekspor mebel senilai US$ 1 miliar bisa menghidupi sekitar 5 juta orang.

Untuk mengatasi turunnya permintaan dari AS, Asmindo berencana mengalihkan tujuan ekspor mebel nasional ke negara yang dianggap tidak terkena dampak krisis secara signifikan pada 2009. Lokasi tujuan ekspor baru yang dipilih adalah negara-negara di Eropa Timur dan Timur Tengah.

"Tahun depan, Asmindo akan mengalihkan pasar ke negara-negara Timur Tengah, Eropa Timur, Rusia, dan Amerika Latin," tutur Ambar.
 
Untuk memuluskan rencana ini, Asmindo kini mulai melakukan penjajakan dengan menjadi peserta di sejumlah pameran yang digelar di beberapa negara.
 
"Kita akan membentuk citra, bahwa kita punya kualitas tinggi. Di Jeddah kita sudah buat terminal Asmindo. Lalu kita mengikuti pameran yang sifatnya internasional. Di Cina dan Singapura misalnya, kita jadi the best stand," ungkap Ambar.
 (gun/lih)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518