Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 13:48 WIB
Bank BUMN Diminta Transparan Soal Dana Rekapitalisasi -
Kamis, 08/01/2009 13:15 WIB
KPK Pertanyakan Dana Rekapitulasi 4 Bank BUMN -
Kamis, 08/01/2009 09:40 WIB
2009, BI Makin Fokus ke Konsolidasi Perbankan -
Kamis, 08/01/2009 09:35 WIB
Penurunan BI Rate Belum Seret Bunga Kredit Bank -
Kamis, 08/01/2009 09:29 WIB
DPK Perbankan Nasional Bisa Tumbuh 12%-13% di 2009 -
Kamis, 08/01/2009 09:21 WIB
DPK Bank Century Anjlok Rp 3,5 Triliun
Indeks Berita
Rabu, 03/12/2008 15:53 WIB
Jamsostek Tambah Porsi Investasi Deposito 2009
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Foto: Suhendra/detikFinance
Demikian hal itu disampaikan Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga di sela-sela rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/12/2008).
"Hingga akhir November porsi deposito kita kan 30 persen. Tahun depan kita akan tambah deposito sampai 35 persen," katanya.
Menurutnya, saat ini perseroan menempatkan deposito di bank BUMN sebanyak 46,66 persen, berbagai Bank Pembangunan Daerah sebanyak 26,12 persen, dan sisanya di perbankan swasta.
Ia menambahkan investasi dalam bentuk deposito relatif lebih aman dan lebih likuid baik jangka panjang maupun pendek. Maka dari itu, dengan ditingkatkannya porsi investasi deposito, maka harus ada porsi yang diturunkan.
Jamsostek pun memilih untuk menurunkan porsi investasi dalam bentuk obligasi. "Obligasi akan kita turunkan dari 50,8 persen ke 40 persen saja," katanya.
Ia mengatakan, perusahaan plat merah tersebut akan fokus kepada peningkatan pelayanan dengan sosialisasi yang lebih agresif di tahun depan. Dengan begitu diharapkan peserta Jamsostek bisa bertambah jumlahnya.
Hingga akhir Oktober 2008, total dana kelola Jamostek mencapai Rp 57,2 triliun, nilai tersebut sedikit turun dari posisi akhir September yang masih Rp 61,2 triliun karena anjloknya nilai investasi saham.
Sebagian besar dana perseroan ditempatkan dalam bentuk obligasi sebanyak Rp 29,536 triliun (51,5 persen), deposito Rp 18,279 triliun (32,25 persen), saham Rp 7,696 triliun (13,5 persen), dan reksadana Rp 1,81 triliun (3,1 persen).
(ang/lih)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Jamsostek Minta Pencairan Klaim Jadi Satu Bulan
- Jamsostek Mau Beli Obligasi PLN dengan 1 Syarat
- Klaim PHK Jamsostek Membengkak 20% di 2009
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
