Berita Lain

Indeks Berita





Kamis, 04/12/2008 15:56 WIB
Hartadi Sarwono Cuma Tahu Deposito
Wahyu Daniel - detikFinance



Hartadi Sarwono (dok detikcom)
Jakarta - Produk-produk investasi yang ditawarkan perbankan kian beragam. Salah satu yang bikin heboh akhir-akhir ini adalah berupa structured product, dan dinyatakan dilarang beredar oleh BI.

Produk-produk perbankan yang beragam itu ternyata tak semuanya bisa dipahami orang, termasuk Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono.

Deputi Gubernur yang mengkhususkan urusan makro itu ternyata cukup bingung saat ditanya mengenai structured product yang membingungkan itu.

"Aduh, saya lihat dulu deh. Soalnya saya itu di perbankan tahunya cuma deposito saja. Saya juga nggak yakin, kamu tahu produk terstruktur itu apa?" ujar Hartadi bercanda yang disambut tawa para wartawan.

Meski mengaku tak terlalu paham, namun pria kelahiran Jakarta, 56 tahun silam itu mengaku akan mencoba menyelesaikan dengan baik masalah structured product tersebut.

"Kita coba cari tahu apa structured product. Kita cari informasi lebih dalam dulu. Lagian ini kan antara bank dan nasabah, Jadi sifatnya business to business," jelas Hartadi yang ditemui di Gedung BI, Jakarta, Kamis (4/12/2008).

Berapa nilai produk-produk itu? "Aduh saya saja belum tahu produknya apa," ujar Deputi Gubernur jebolan University of Oregon itu.(qom/ir)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518