Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 16:12 WIB
Bapepam Periksa Direksi Hingga Pegawai Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 16:10 WIB
Bursa Regional Benamkan IHSG 18 Poin -
Kamis, 08/01/2009 15:59 WIB
Sinarmas dan Trimegah Incar Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 15:02 WIB
Repo Saham BUMI Libatkan 7 Broker -
Kamis, 08/01/2009 14:06 WIB
Nasabah Saham Sarijaya Diminta Serahkan Bukti Kepemilikan Dana -
Kamis, 08/01/2009 14:01 WIB
Katarina Utama akan Listing Setelah Alfamart
Indeks Berita
Kamis, 04/12/2008 16:56 WIB
Pembahasan Dual Listing BEI dan Euronext Tertunda
Indro Bagus SU - detikFinance

(Foto: Indro-detikfinance)
“Kami sudah bicara dengan Euronext soal dual listing. Namun pembahasan tertunda karena situasi berubah,” ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di kantornya, SCBD, Jakarta, Kamis (4/12/2008).
Erry tidak menyebutkan kapan pembahasan soal rencana tersebut akan dilanjutkan. Namun saat ini, BEI sedang fokus membahas dual listing dengan TSE.
Euronext NV merupakan bursa saham gabungan beberapa negara di Eropa terdiri dari bursa-bursa di Belgia, Perancis, Belanda, Portugal dan Britania Raya. Pertama kali Euronext dibentuk pada 22 September 2000 dalam sebuah penggabungan bursa saham Amsterdam, Brusel dan Paris seiring dengan harmonisasi pasar finansial Uni Eropa.
Pada 2002, Euronext menggabungkan diri dengan bursa saham Portugal dan bursa berjangka dan opsi yang berbasis di London. Pada 2006, Euronext melakukan merger senilai US$ 20 miliar dengan New York Stock Exchange (NYSE). Merger ini menghasilkan bursa saham trans atlantik pertama di dunia.
Dual Listing dengan TSE
Sementara saat ini BEI tengah mengkaji keuntungan pencatatan dua bursa (dual listing) bagi industri pasar modal serta perusahaan terbuka. Dual listing diharapkan bisa menjadi sarana pengembangan pasar modal dalam negeri.
"Dual listing dengan TSE masih sangat awal, kami jajaki nilai tambah bagi dua negara," kata Erry.
Erry menambahkan, pihaknya juga melihat minat emiten di dalam negeri untuk mencatatkan sahamnya di bursa luar negeri, dan sebaliknya. Bentuk kerja samanya beragam, seperti bertukar informasi, pelatihan, dan pengembangan pasar modal berbasis syariah.
"Intinya, kerja sama tersebut bisa menguntungkan kedua pihak. Nanti kita lihat," imbuh Erry.
Realisasi dual listing dengan TSE diharapkan dapat dilakukan mulai tahun 2009.(dro/ir)
Baca juga :
- BEI Buka Perdagangan Awal Tahun 5 Januari
- Lelang 2 Kursi AB Dilanjutkan Januari 2009
- BEI Segera Terbitkan 6 Aturan Baru
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
