Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 16:12 WIB
Bapepam Periksa Direksi Hingga Pegawai Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 15:59 WIB
Sinarmas dan Trimegah Incar Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 15:02 WIB
Repo Saham BUMI Libatkan 7 Broker -
Kamis, 08/01/2009 14:06 WIB
Nasabah Saham Sarijaya Diminta Serahkan Bukti Kepemilikan Dana -
Kamis, 08/01/2009 14:01 WIB
Katarina Utama akan Listing Setelah Alfamart -
Kamis, 08/01/2009 13:38 WIB
Qtel Tender Offer Saham Indosat 16 Januari
Indeks Berita
Kamis, 04/12/2008 17:01 WIB
BUMI Kaji Kembali Penerbitan MTN
Indro Bagus SU - detikFinance

(Foto: dok BUMI)
Hal ini sebagai tanggapan atas saran Bursa Efek Indonesia (BEI) agar tidak membiayai rencana pembelian kembali saham (buy back) dengan dana eksternal.
"Menanggapi permintaan BEI, kami akan memperhatikan semua proses regulasi dan legal atas rencana penerbitan MTN," ujar Senior Investor Relations BUMI, Dileep Srivastava saat dihubungi detikFinance, Kamis (4/12/2008).
Sebelumnya, BUMI tengah mengkaji penerbitan MTN untuk mendanai rencana buy back 3.298.680.000 saham (17%) dengan harga rata-rata Rp 2.500 per saham senilai Rp 8,246 triliun (US$ 824,67 juta).
Skema pendanaannya akan menggunakan kas internal sebesar US$224 juta dan pinjaman pihak ketiga sebesar US$ 600 juta. Sampai saat ini perseroan telah memperoleh pinjaman US$ 75 juta dari Credit Suisse dan sedang dalam proses penyelesaian perjanjian dengan kreditur lainnya.
Untuk memenuhi skema pendanaan eksternal, BUMI berencana menerbitkan MTN hingga US$ 600 juta. Namun sebagaimana dikatakan Dileep, perseroan akan meninjau kembali rencana tersebut dengan mengacu pada regulasi yang berlaku.
Mengenai buy back, Dileep mengatakan perseroan akan tetap melaksanakannya sesuai peraturan yang berlaku. "Rencana kami melakukan buy back hingga 17% tidak berubah," jelas Dileep.
(dro/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- BEI Tak Restui Penerbitan MTN BUMI
- BEI Minta Bakrie Jelaskan Perubahan Struktur Penjualan BUMI
- Triwulan III-2008
Laba Bumi Merosot 39%
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
