Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 16:12 WIB
Bapepam Periksa Direksi Hingga Pegawai Sarijaya -
Kamis, 08/01/2009 15:02 WIB
Repo Saham BUMI Libatkan 7 Broker -
Kamis, 08/01/2009 14:06 WIB
Nasabah Saham Sarijaya Diminta Serahkan Bukti Kepemilikan Dana -
Kamis, 08/01/2009 14:01 WIB
Katarina Utama akan Listing Setelah Alfamart -
Kamis, 08/01/2009 13:38 WIB
Qtel Tender Offer Saham Indosat 16 Januari -
Kamis, 08/01/2009 13:21 WIB
BEI Pertanyakan Aksi BNBR dan BUMI
Indeks Berita
Jumat, 05/12/2008 06:50 WIB
Minyak Anjlok, Wall Street Merosot
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: Reuters
Ditambah sejumlah sentimen negatif lain seperti banyaknya pengumuman PHK, saham-saham di Wall Street akhirnya bergerak negatif. Padahal sejak 3 hari terakhir perdagangan saham-saham bergerak positif.
Seperti dikutip dari Reuters, pada perdagangan Kamis (4/12/2008), indeks Dow Jones Industrial Averaga ditutup merosot 215,45 poin (2,51%) ke level 8.376,24. Indeks Standard & Poor's turun 25,52 poin (2,93%) ke level 845,22 dan Nasdaq menguat 46,82 poin (3,14%) ke level 1.445,56.
Saham-saham sektor energi bergerak melemah setelah harga minyak mentah dunia merosot. Saham Chevron tercatat turun hingga 4%, Exxon turun 3,4%.
Minyak jenis light untuk pengiriman Januari kemarin ditutup merosot 3,12 poin ke level US$ 43,67 dolar yang merupakan level terendah sejak Januari 2005. Sementara minyak jenis Brent turun 3,16 dolar ke level US$ 42,28 per barel.
Saham-saham sektor otomotif juga bergerak turun, karena investor terus mencermati perkembangan dengar pendapat dengan kongres untuk pemberian bailout US$ 3,4 miliar. Saham General Motors turun hingga 16,15, Ford juga turun 6,7%.
Sentimen negatif lainnya adalah outlook yang mengecewakan dari sejumlah emiten blue chip seperti Merck dan para peritel termasuk Target Corp.
Pengumuman PHK di sejumlah perusahaan seperti AT&T, Viacom turut memberikan sentimen negatif. AT&T mengumumkan akan mengurangi 12.000 karyawan, sementara Viacom akan mengurangi 850 karyawannya. Saham AT&T akhirnya turun 3,1%, sementara Viacom turun 0,7%.
Beberapa saham yang bisa bergerak adalah Wal-Mart dan sejumlah perital termasuk Freddie Mac. Saham Freddie Mac naik setelah adanya sinyal positif bahwa suku bunga kredit perumahan turun lagi.
Perdagangan cukup moderat di New York Stock Exchange, dengan transaksi mencapai 1,47 miliar dan di Nasdaq mencapai 2,08 miliar.(qom/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Investor Amankan Saham di Libur Hari Kurban
- Minyak Anjlok, Wall Street Merosot
- Review IHSG: Berkat BI Rate
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
