Forum Finance
- The market is manipulated... investor1
- Chinese Government Wants ... investor1
- Bernanke Threatens US Eco... investor1
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 04/07/2009 13:37 WIB
Menkeu: Hingga Akhir Tahun 2009 BI Rate 6,5 persen -
Sabtu, 04/07/2009 10:01 WIB
BI Rate Berpeluang Turun Menjadi 6,5 Persen di Agustus -
Jumat, 03/07/2009 16:33 WIB
Presiden Belum Ajukan Calon Gubernur BI Hingga DPR Reses -
Jumat, 03/07/2009 12:54 WIB
BI: Permodalan Bank Masih Baik, CAR Capai 17,3% -
Jumat, 03/07/2009 12:34 WIB
Cadangan Devisa RI Turun Tipis -
Jumat, 03/07/2009 12:07 WIB
BI Rate Dipangkas Jadi 6,75%
Indeks Berita
Senin, 05/01/2009 14:55 WIB
Kasus BPR Tripanca Mungkin Seret Pejabat Pemda
Didit Tri Kertapati - detikFinance

Jakarta -
Kasus Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tripanca Lampung kemungkinan akan merembet ke kasus korupsi pejabat pemerintah daerah (pemda). Para pejabat kemungkinan bisa terseret kasus korupsi karena menyimpan dana APBD di BPR Tripanca.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bareskrim Komjenpol Susno Duaji saat ditemui di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (5/1/2009).
"Itu kasus penipuan, penggelapan, yang ketiganya kasus korupsi. Korupsilah yang diperkirakan nanti akan ada pejabat. Korupsi itu dilandasi kemungkinan. Saya katakan kemungkinan karena belum pasti, tapi besar pastinya," ungkap Susno.
Kasus korupsi itu terkait penyimpanan dana-dana pemerintah di BPR Tripanca. Padahal Menkeu sudah mengeluarkan larangan bagi pemda untuk menyimpan dananya di bank-bank swasta termasuk BPR.
"Kan dilarang sama menteri keuangan. Mereka kan punya bank di daerah. Bank mereka bank daerah namanya, kalau tidak di bank daerah, di bank pemerintah," tambahnya.
Namun menurut Susno, sejauh ini belum ada pejabat pemda yang dimintai keterangan. "Kita kan harus urut dulu secara sistem urut dulu, kasus banknya baru kasus penipuannya. Apalagi ini akan dipecah," tambahnya.
Yang pasti, yang diduga terlibat adalah petugas setingkat Bupati. "Ya, level-level itulah, yang punya duit. Camat kan tidak punya duit," jawab Susno saat ditanya apakah pejabat yang diduga terlibat selevel Bupati. (qom/ir)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kasus BPR Tripanca Mungkin Seret Pejabat Pemda
Didit Tri Kertapati - detikFinance

Hal tersebut disampaikan Kepala Bareskrim Komjenpol Susno Duaji saat ditemui di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (5/1/2009).
"Itu kasus penipuan, penggelapan, yang ketiganya kasus korupsi. Korupsilah yang diperkirakan nanti akan ada pejabat. Korupsi itu dilandasi kemungkinan. Saya katakan kemungkinan karena belum pasti, tapi besar pastinya," ungkap Susno.
Kasus korupsi itu terkait penyimpanan dana-dana pemerintah di BPR Tripanca. Padahal Menkeu sudah mengeluarkan larangan bagi pemda untuk menyimpan dananya di bank-bank swasta termasuk BPR.
"Kan dilarang sama menteri keuangan. Mereka kan punya bank di daerah. Bank mereka bank daerah namanya, kalau tidak di bank daerah, di bank pemerintah," tambahnya.
Namun menurut Susno, sejauh ini belum ada pejabat pemda yang dimintai keterangan. "Kita kan harus urut dulu secara sistem urut dulu, kasus banknya baru kasus penipuannya. Apalagi ini akan dipecah," tambahnya.
Yang pasti, yang diduga terlibat adalah petugas setingkat Bupati. "Ya, level-level itulah, yang punya duit. Camat kan tidak punya duit," jawab Susno saat ditanya apakah pejabat yang diduga terlibat selevel Bupati. (qom/ir)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
