Forum Finance
- The market is manipulated... investor1
- Chinese Government Wants ... investor1
- Bernanke Threatens US Eco... investor1
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 03/07/2009 16:12 WIB
IHSG Berubah Arah Raih 9 Poin -
Jumat, 03/07/2009 14:20 WIB
Belanja Modal Jasa Marga Baru Terserap di Bawah 50% -
Jumat, 03/07/2009 13:58 WIB
Pengguna Investor Area Baru 150 Orang -
Jumat, 03/07/2009 13:29 WIB
Bapepam Siap Lempar Wacana Demutualisasi BEI ke Publik -
Jumat, 03/07/2009 13:24 WIB
Kuartal II-2009 Rupiah Terapresiasi 9,99% -
Jumat, 03/07/2009 12:40 WIB
FREN Digugat Global Mediacom
Indeks Berita
Rabu, 07/01/2009 19:07 WIB
49 Sekuritas Diberi Kesempatan Lengkapi Data Hingga Kamis
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Foto: Dok detikcom
Jakarta -
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan memberi kesempatan kepada broker yang masih belum melengkapi dokumen yang diminta terkait dengan pemeriksaan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Biro Transaksi Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida di kantor Bapepam-LK, Jalan Dr Wahidin, Rabu (7/1/2009).
"Masih ada yang belum lengkap dokumen pendukungnya, jadi kita berikan kesempatan kepada mereka untuk melengkapi dokumen paling lambat besok (Kamis)," ujarnya.
Selanjutnya Bapepam akan segera membahas hasil pemeriksaan 49 perusahaan sekuritas Jumat (9/1/2009) ini setelah semua menyerahkan berkas yang diperlukan.
Setelah pembahasan 49 broker tersebut selesai, Bapepam-LK juga berencana memanggil sejumlah sekuritas lain untuk diperiksa.
"Broker lain akan kita undang lagi seminggu atau dua minggu ke depan. Sekarang kita harus menyelesaikan dulu yang 49 ini," katanya.
Pemeriksaan MKBD tersebut juga di dalamnya termasuk meneliti apakah masih ada perusahaan efek yang memasukan rekening nasabah ke dalam laporan MKBD.
Ia menekankan, pemeriksaan perusahaan sekuritas kali ini tidak ada kaitannya dengan kasus penggelapan dana di PT Sarijaya Permana Sekuritas.
"Kita hanya akan meneliti MKBD (modal kerja bersih disesuaikan) dari perusahaan-perusahaan tersebut," imbuhnya.
Ia menambahkan, posisi MKBD perusahaan efek itu selalu berubah dengan cepat dari hari ke hari. Maka dari itu Bapepam-LK perlu sering melakukan update. (ang/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
49 Sekuritas Diberi Kesempatan Lengkapi Data Hingga Kamis
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Foto: Dok detikcom
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Biro Transaksi Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida di kantor Bapepam-LK, Jalan Dr Wahidin, Rabu (7/1/2009).
"Masih ada yang belum lengkap dokumen pendukungnya, jadi kita berikan kesempatan kepada mereka untuk melengkapi dokumen paling lambat besok (Kamis)," ujarnya.
Selanjutnya Bapepam akan segera membahas hasil pemeriksaan 49 perusahaan sekuritas Jumat (9/1/2009) ini setelah semua menyerahkan berkas yang diperlukan.
Setelah pembahasan 49 broker tersebut selesai, Bapepam-LK juga berencana memanggil sejumlah sekuritas lain untuk diperiksa.
"Broker lain akan kita undang lagi seminggu atau dua minggu ke depan. Sekarang kita harus menyelesaikan dulu yang 49 ini," katanya.
Pemeriksaan MKBD tersebut juga di dalamnya termasuk meneliti apakah masih ada perusahaan efek yang memasukan rekening nasabah ke dalam laporan MKBD.
Ia menekankan, pemeriksaan perusahaan sekuritas kali ini tidak ada kaitannya dengan kasus penggelapan dana di PT Sarijaya Permana Sekuritas.
"Kita hanya akan meneliti MKBD (modal kerja bersih disesuaikan) dari perusahaan-perusahaan tersebut," imbuhnya.
Ia menambahkan, posisi MKBD perusahaan efek itu selalu berubah dengan cepat dari hari ke hari. Maka dari itu Bapepam-LK perlu sering melakukan update. (ang/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
