Forum Finance
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Trade off kebijakan kri... growth23
- Inflasi 2010 : diatas tar... growth23
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 11/03/2010 17:47 WIB
Eco Product Belum Untungkan Produsen Furnitur -
Kamis, 11/03/2010 17:44 WIB
Laporan dari Sydney
RI-Australia Rancang Kerjasama Investasi di Wilayah Timur -
Kamis, 11/03/2010 17:27 WIB
Pemboikotan DPR atas Sri Mulyani Punya Konsekuensi Berat -
Kamis, 11/03/2010 16:59 WIB
Bakso Spesial Buat Obama Bisa Terhadang Protokoler Presiden -
Kamis, 11/03/2010 16:25 WIB
Geliat Pertumbuhan Industri Mamin Bisa Gerus Devisa -
Kamis, 11/03/2010 16:08 WIB
RI Jajaki Impor Gas Dari Nigeria dan Qatar
Indeks Berita
Kamis, 08/01/2009 16:03 WIB
260 Rekening Liar K/L Terindikasi Korupsi
Wahyu Daniel - detikFinance

Foto: Wahyu Daniel/detikFinance
Hal ini dikatakan oleh Dirjen Perbendaharaan Herry Purnomo ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (8/1/2009).
"(Rekening liar) Yang dikirim ke KPK kriterianya, transaksi cukup besar kemudian tidak jelas tata cara penggunaannya, K/L yang bersangkutan tidak bisa menjelaskan untuk apa dan kurang kooperatif. Magnitude-nya, skala rekening berpengaruh secara nasional. Mengarah ke indikasi korupsi, kita mau bicarakan teknis kepada KPK," tuturnya.
Herry mengatakan, pihaknya akan bertemu dengan KPK pada Senin pekan depan untuk membicarakan gambaran rekening-rekening tersebut.
"Dengan demikian ini menjadi perhatian K/L bahwa ternyata itu tidak boleh diulang, karena sampai KPK. Ini proses penyadaran," ujarnya.
Memang dari 260 rekening liar yang ditemukan, sebanyak 102 rekening diantaranya ada di MA. Kemudian ada 32 rekening mencurigakan di Departemen Pertanian yang juga tak diketahui nilainya. Lalu di Departemen Dalam Negeri 36 rekening, Departemen Hukum dan HAM 66 rekening, Departemen Tenaka Kerja dan Transmigrasi 21 Rekening dan Departemen Sosial 1 rekening serta BP Migas 2 rekening.
Dari Kementerian/Lembaga yang ditemukan rekening liarnya tersebut, baru Departemen Sosial yang sudah mengklarifikasi keberadaan rekening liarnya. Sementara Kementerian/Lembaga lainnya belum mau kooperatif, sehingga penyelesaiannya diserahkan kepada KPK. (dnl/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Depkeu dan KPK Bentuk Tim Investigasi Rekening Liar
- MenkumHAM Akui 66 Rekening Liar
- Rekening Liar Departemen Rp 314 Miliar Diserahkan ke KPK
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




