Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 16:40 WIB
Kembangkan Sektor Pangan dan Energi, RI Gandeng Australia -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Harga Pertamax Cs Naik Rp 200-500 Per Liter -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Rangkap Jabatan Komisaris BUMN Dijamin Tak Picu Kartel -
Senin, 15/03/2010 16:10 WIB
Hatta: Kalau Mampu Jangan Beli Premium -
Senin, 15/03/2010 15:28 WIB
Pemerintah Tanggung Bea Masuk Impor Barang Telekomunikasi -
Senin, 15/03/2010 15:12 WIB
Per 11 Maret 2010
Penerimaan Bea dan Cukai Capai Rp 16,608 Triliun
Indeks Berita
Jumat, 17/04/2009 14:05 WIB
Konsumsi BBM Indonesia Tergolong Sangat Boros
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Evita Herawati Legowo usai Launching Pelayanan Investasi Migas Terpadu dan Gerakan Hemat BBM di Gedung Ditrektorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Plaza Centris, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (17/4/2009).
"Pada tahun 2008 konsumsi BBM sekitar 1,6 juta bph. Tahun ini kalau bisa 1,5 juta bph karena turun 0,1 juta itu juga nggak gampang," ungkap Evita.
Dilihat dari angka konsumsi BBM, Indonesia termasuk dalam kategori negara yang boros. Pada tahun 2006, saat konsumsi BBM di negara-negara lain berada di bawah 1 juta bph, konsumsi BBM Indonesia mencapai 1,84 juta bph.
"Kita termasuk sangat boros jika dibandingkan negara lain, kita hampir dua kali lipat."
Namun Evita melihat saat ini sudah ada kesadaran masyarakat untuk mengurangi konsumsi BBM. Hal ini ditunjukan dengan menurunnya konsumsi BBM dari 1,84 juta bph di tahun 2006 menjadi 1,6 juta bph di tahun 2008.
"Kita sudah mulai menyadari," ungkapnya.
Evita menambahkan pada tahun 2025 pemerintah menargetkan konsumsi BBM di bawah 1 juta bph. "Di 2025 di bawah satu juta barel atau setidaknya sama dengan Jepang dan Jerman di 2006," jelasnya. Sementara itu, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro
menyatakan dengan adanya gerakan hemat BBM, maka penggunaan energi fosil dapat ditekan sehingga bisa mengurangi impor BBM, mengurangi pencemaran udara dan peningkatan peranan eneergi alternatif seperti Coal Bad Methane (CDM).
"Gerakan hemat energi ini untuk meningatkan semua stake holder dan masyarakat bahwa BBM yang berasal dari energi fosil akan habis," ungkapnya. (epi/lih)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (12 Komentar)
Baca juga :
- BPH Migas Undang Peserta Tender BBM PSO 2010 Akhir April
- Harga BBM Bersubsidi Tidak Berubah Sebulan ke Depan
- Pertamina Diminta Menata Ulang Pangkalan Minyak Tanah
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




