Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 18/03/2010 13:13 WIB
PGN Tagih Gas ke ConocoPhilips -
Kamis, 18/03/2010 13:09 WIB
Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Blok Natuna -
Kamis, 18/03/2010 13:02 WIB
Produsen Billabong Gugat Pengusaha Lokal Soal Peniruan Merek -
Kamis, 18/03/2010 12:08 WIB
Pengrajin Lampion Pun Kepincut Obama -
Kamis, 18/03/2010 12:05 WIB
Holding BUMN Perkebunan Rampung di 2010 -
Kamis, 18/03/2010 11:51 WIB
Sri Mulyani: Reformasi Terkadang Menyakitkan
Indeks Berita
Rabu, 29/04/2009 13:45 WIB
Pengusaha: Harga Keekonomian Geothermal US$ 8-9 sen/kwh
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance

Foto: Epi/detikFinance
"Idealnya range harganya 8-9 sen per Kwh," ujar anggota Dewan Penasehat API, Supamu Santoso usai Seminar 'Harga Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero) dari Koperasi atau Badan Usaha Lain, di Gedung ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (29/4/2009).
Menurut Supamu, asumsi tersebut berdasarkan capital cost dan operating cost. Untuk EPCnya saja membutuhkan investasi sekitar US$ 2,6 juta-US$ 3 juta.
"Kami juga menghendaki returnnya minimun 16 persen," jelasnya.
Supamu menjelaskan penggunaan geothermal memberikan keuntungan lain misalnya tidak perlu melakukan pembakaran. Hal ini berbeda dengan pembangkit batu bara yang harus melibatkan proses pembakaran.
"Tidak seperti batu bara yang 1 megawatt saja harus membakar uang US$ 3 . Dengan adanya geothermal, batu bara kan bisa diekspor," ungkapnya.
Senada dengan Supamu, Direktur Utama Bakrie Power Ali Herman
Ibrahim menyatakan harga tersebut merupakan harga yang paling ideal dalam keadaan sekarang.
"US$ 8-9 sen per kwh itu yang paling benar dalam keadaan sekarang," ungkapnya.
(epi/lih)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- PLTU Tanjung Jati A Butuh Investasi US$ 2 Miliar
- Menteri ESDM Sedih Pengembangan Geothermal Tertatih-tatih
- Potensi Pembangkit Geothermal Proyek 10.000 MW Belum Pasti
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




