Berita Lain

Indeks Berita



Kamis, 30/04/2009 18:10 WIB
PLN: 14 Daerah Masih Defisit Listrik
Kusmayadi - detikFinance


Foto: lih/detikFinance
Mataram, - Sebanyak 14 lokasi di Indonesia masih mengalami defisit listrik. Defisit listrik terutama terjadi di daerah di luar sistem pembangkit Jawa-Bali.

Direktur Utama PT PLN Fahmi Mochtar menyatakannya saat jumpa pers usai pemancangan tiang tanda dimulainya pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Lombok, di Jeranjang, Desa Kebon Ayu, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (30/4/2009).

"Defisit energi listrik masih terjadi di 14 titik pelayanan energi listrik PLN, salah satunya di sistem Lombok," ujar Fahmi.

Sistem listrik di Lombok saat ini defisit hingga 10 MW. Mesin pembangkit PLN Lombok kini hanya mampu menghasilkan daya 96 MW. Sementara beban puncak mencapai 106 MW.

Daerah lain yang mengalami defisit adalah sistem Manado. Lombok dan Manado kini menjadi perhatian utama PLN untuk penanganan jangka pendek.

Pasalnya di Lombok, permintaan listrik saat ini tertinggi di Indonesia mencapai 11 persen per tahun. Sementara rata-rata nasional hanya 7 persen per tahun. Sementara Manado, akan menjadi tuan rumah Konfrensi Internasional Kelautan.

Fahmi mengatakan, di akhir 2007 tercatat defisit energi listrik di 31 lokasi yang menyebar di berbagai daerah. Upaya peningkatan kapasitas daya mampu jaringan listrik PLN terus ditingkatkan hingga akhir tahun saat ini defisit energi listrik tersisa di 14 titik.

Defisit listrik di berbagai wilayah ini kata Fahmi telah menyebabkan pemadaman bergilir tak terhindarkan. Saat beban puncak melebihi pasokan yang ada, PLN memang tak memiliki pilihan selain pemadaman.

PLN berharap banyak pada program percepatan pembangunan PLTU 10.000 MW tahap I di seluruh Indonesia. Rata-rata PLTU akan mulai beroperasi pertengahan tahun 2010.

Dalam jangka pendek, PLN mengupayakan mengurangi defisit dengan penyewaan mesin pembangkit. Di sistem Lombok misalnya, pada Juli mendatang akan disewa mesin pembangkit listrik berkapasitas 5 MW. Sementara pada Desember disewa lagi 10 MW.

(lih/lih)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).