Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 18/03/2010 14:50 WIB
Aviva Akuisisi 60% Saham Asuransi Winterthur Life -
Kamis, 18/03/2010 13:07 WIB
Takaful Cari Partner Bank dari Indonesia -
Kamis, 18/03/2010 11:07 WIB
Sidang 2 Pemilik Asing Bank Century Ditunda Sebulan -
Kamis, 18/03/2010 10:02 WIB
100% Nasabah Bakrie Life Sepakati Skema Pengembalian Dana -
Rabu, 17/03/2010 15:49 WIB
Layanan BCA Berangsur Normal -
Rabu, 17/03/2010 12:18 WIB
BCA Kembali Mengalami Gangguan
Indeks Berita
Minggu, 03/05/2009 13:04 WIB
Suku Bunga Kredit UMKM Masih Mahal
Wahyu Daniel - detikFinance

Foto: Dok detikFinance
Demikian dikatakan oleh Direktur UMKM PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sulaiman Arif Arianto ketika ditemui di acara pertemuan tahunan ADB di Hotel Westin, Nusa Dua, Minggu (3/5/2009).
"Suku bunga kredit UMKM ini masih tinggi karena reflection of cost, kita butuh outlet dan pegawai banyak untuk menjangkau UMKM di berbagai pedesaan. Jadi tingginya suku bunga kredit UMKM bukan karena reflection of risk," tukasnya.
Kondisi sektor UMKM di Indonesia masih bertahan di tengah kondisi krisis ekonomi global yang terjadi. Hal ini terlihat dari masih meningkatkanya penyaluran kredit perbankan kepada UMKM sepanjang kuartal I-2009 sebesar 38%.
Meski begitu, tingkat NPL UMKM masih dianggap lebih rendah dibandingkan proyek-proyek besar. Sampai akhir 2008, rasio kredit bermasalah (NPL/Non Performing Loan) sektor UMKM di BRI masih cukup rendah yaitu 1,2%.
Dengan begitu, secara keseluruhan sebenarnya UMKM di Indonesia masih menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan positif.
"Di tengah krisis UMKM kita masih bagus, secara nasional pertumbuhan kreditnya rata-rata 38%, tapi untuk BRI sendiri di atas itu, yaitu 42%," ujarnya.
Melihat kondisi masih baiknya sektor UMKM ini, Sulaiman mengatakan hingga akhir 2009 masih bisa tumbuh 18-22%. "Harapan kita UMKM masih bisa survive di tengah krisis dan kredit bermasalahnya tetap terkendali," katanya.
(dnl/lih)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- BUMN Serap 53% Kucuran Kredit Korporasi BRI
- Kucuran Kredit BRI Tumbuh 39,5% di Triwulan I-2009
- Masyarakat Makin Hati-hati, Pertumbuhan Kartu Kredit Melandai
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




