Berita Lain

Indeks Berita



Minggu, 03/05/2009 13:04 WIB
Suku Bunga Kredit UMKM Masih Mahal
Wahyu Daniel - detikFinance


Foto: Dok detikFinance
Nusa Dua, - Meskipun sejumlah bank sudah mulai menurunkan suku bunga kredit untuk UMKM, namun tetap saja dinilai masih tinggi. Suku bunga kredit Bank Rakyat Indonesia misalnya, yang sudah diturunkan sejak Januari 2009, tetap saja bercokol di kisaran 13-19%.

Demikian dikatakan oleh Direktur UMKM PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sulaiman Arif Arianto ketika ditemui di acara pertemuan tahunan ADB di Hotel Westin, Nusa Dua, Minggu (3/5/2009).

"Suku bunga kredit UMKM ini masih tinggi karena reflection of cost, kita butuh outlet dan pegawai banyak untuk menjangkau UMKM di berbagai pedesaan. Jadi tingginya suku bunga kredit UMKM bukan karena reflection of risk," tukasnya.

Kondisi sektor UMKM di Indonesia masih bertahan di tengah kondisi krisis ekonomi global yang terjadi. Hal ini terlihat dari masih meningkatkanya penyaluran kredit perbankan kepada UMKM sepanjang kuartal I-2009 sebesar 38%.

Meski begitu, tingkat NPL UMKM masih dianggap lebih rendah dibandingkan proyek-proyek besar. Sampai akhir 2008, rasio kredit bermasalah (NPL/Non Performing Loan) sektor UMKM di BRI masih cukup rendah yaitu 1,2%.

Dengan begitu, secara keseluruhan sebenarnya UMKM di Indonesia masih menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan positif.

"Di tengah krisis UMKM kita masih bagus, secara nasional pertumbuhan kreditnya rata-rata 38%, tapi untuk BRI sendiri di atas itu, yaitu 42%," ujarnya.

Melihat kondisi masih baiknya sektor UMKM ini, Sulaiman mengatakan hingga akhir 2009 masih bisa tumbuh 18-22%. "Harapan kita UMKM masih bisa survive di tengah krisis dan kredit bermasalahnya tetap terkendali," katanya.
(dnl/lih)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).