Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 08:22 WIB
TDL Naik 15%, Inflasi Bisa Bertambah Hingga 0,5% -
Minggu, 14/03/2010 19:06 WIB
Penerapan ACFTA Untungkan Indonesia -
Minggu, 14/03/2010 18:04 WIB
Kenaikan TDL Bisa Bikin Rakyat Berhemat -
Minggu, 14/03/2010 17:44 WIB
PTBA Tunjuk Konsultan Untuk Hitung Ulang Proyek Rel Tanjung Enim -
Minggu, 14/03/2010 16:27 WIB
RI Harus Genjot Infrastruktur Untuk Dapat 'Investment Grade' -
Minggu, 14/03/2010 15:28 WIB
TDL Naik, DPR Panggil Menteri ESDM
Indeks Berita
Rabu, 24/06/2009 11:45 WIB
Indonesia Siap Kembangkan Teknologi Nano untuk Industri
Suhendra - detikFinance

Foto: dok Detikcom
Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Departemen Perindustrian Dedy Mulyadi saat ditemui di gedung DPR, Rabu (24/6/2009).
Teknologi nano merupakan teknologi rekayasa partikel yang sudah banyak dikembangkan oleh negara maju. Teknologi ini berbasis olah partikel dengan tujuan mengefisiensikan pemanfaatan bahan baku, inovasi teknologi dan lain-lain.
Sayangnya Indonesia sekarang ini belum banyak mengembangkan sendiri teknologi tersebut sehingga harus masih membeli lisensi ke asing.
"Setelah kabinet baru ini, kita akan bangun balai khusus untuk pengembangan teknologi nano," katanya.
Saat ini kata Dedy, Indonesia sangat jauh tertinggal dengan negara-negara Asia lainnya seperti India dan China yang sudah cukup maju mengembangkan teknologi nano. Padahal Indonesia telah memiliki 100 lebih doktor bidang teknologi nano jebolan dari Amerika dan Jepang.
Dengan dibangunnya balai khusus teknologi nano diharapkan hasil-hasil penelitian dibidang nano bisa lebih banyak dihasilkan dan bisa diterapkan di industri praktis.
Indonesia, kata Dedy, berpeluang menjadi negara yang bakal sukses mengembangkan teknologi nano karena ditopang oleh sumber bahan baku teknologi nano seperti pasir silika, batu gamping, tumbuh-tumbuhan dan lain-lain.
Menurutnya pengembangan teknologi nano bagi industri sangat bermanfaat untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi industri. Ia mencontohkan pengembangan teknologi nano di industri bisa diterapkan dalam pembuatan tekstil katun anti air, plat baja ringan, bahan anti peluru ringan dan lain-lain.
"Karena ada rekayasa partikel maka bahan seperti katun yang menyerap air, bisa dibentuk jadi anti air. Ini yang membuat nilai tambah," ucapnya.
(hen/lih)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Pertumbuhan Industri Semester I-2009 Cuma 2%
- Harga Minyak US$ 70, Industri Seperti Kena Nyamuk
- Pembangunan Terminal Kayu Akan Dongkrak Ekspor Furnitur
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




