Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 09:49 WIB
Aksi Jual Berlanjut, IHSG - Rupiah Memerah Lagi -
Jumat, 19/03/2010 09:37 WIB
Market Flash eTrading -
Jumat, 19/03/2010 09:20 WIB
Bakrieland Tetapkan Kupon Obligasi Konversi 8,625% -
Jumat, 19/03/2010 07:35 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Konsolidasi Dulu -
Jumat, 19/03/2010 07:07 WIB
Boeing Dongkrak Indeks Dow Jones -
Kamis, 18/03/2010 18:54 WIB
Akuisisi Tambang, ITMG Siap Tambah Produksi 5 Juta Ton
Indeks Berita
Kamis, 02/07/2009 08:12 WIB
Rupiah Ceria Lagi
Nurul Qomariyah - detikFinance

Pada perdagangan Kamis (2/7/2009), rupiah dibuka pada level 10.140 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.205 per dolar AS.
Investor kini akan menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia(BI) pada Jumat besok yang akan memutuskan arah BI Rate. Namun BI diprediksi akan menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin di tengah inflasi yang semakin surut.
Sementara dolar AS di pasar global kemarin ditransaksikan melemah tipis, setelah keluarnya data manufaktur. Euro diperdagangkan menguat ke 1,4146 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4032 dolar. Dolar AS juga menguat atas yen ke posisi 96,64 yen, dari sebelumnya di 96,30 yen.
Dolar AS tertekan oleh positifnya data manufaktur AS, Eropa dan Asia yang memberikan harapan akan segera pulihnya ekonomi,
"Seperti yang telah kita katakan untuk sementara waktu, pertumbuhan ekonomi global akan mendatangkan biaya untuk dolar AS," ujar Jon Gencher dari BMO Capital Markets seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




