Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 22:49 WIB
Cerita-cerita Lucu di Balik Audit Century -
Selasa, 09/02/2010 22:28 WIB
BPK: Jika Century Ditutup, Negara Langsung Rugi Rp 4,67 Triliun -
Selasa, 09/02/2010 18:31 WIB
BII Rugi Rp 40,969 Miliar di 2009 -
Selasa, 09/02/2010 17:39 WIB
Dana Century Rp 6,35 Triliun Mengalir ke 63 Bank -
Selasa, 09/02/2010 17:09 WIB
Dana Rp 13,48 Triliun Keluar dari Bank Century Selama 10 Bulan -
Selasa, 09/02/2010 16:10 WIB
Pemerintah Cari Rp 1 Triliun Dari Surat Utang Syariah
Indeks Berita
Kamis, 02/07/2009 18:23 WIB
BI Imbau Bank Tidak Taruh Dana di Instrumen Jangka Panjang
Herdaru Purnomo - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Deputi Gubernur BI, Hartadi A Sarwono mengatakan saat ini perbankan cenderung menempatkan dananya di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) jangka panjang yang memang biasanya paling lama jatuh temponya sembilan bulan.
"Dengan kecenderungan perkiraan ekonomi yang sudah mulai pulih semester II-2009, maka perbankan akan mulai menyalurkan kreditnya kembali," ujarnya usai menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi 11 di Gedung DPR Jakarta, Kamis (02/07/2009).
Hartadi mengatakan dalam menyalurkan kreditnya perbankan akan membutuhkan likuiditas. "Jadi jangan sampai di 'lock up' di instrumen jangka panjang," tuturnya.
Untuk penyaluran kreditnya, Hartadi mengatakan BI tidak bisa mengatur bank untuk menyalurkan kredit hanya kepada sektor-sektor produkitif. "Semua tergantung kebijakan perbankan itu sendiri," pungkasnya.
(dru/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- BI: BI Rate Berpeluang turun
- Bank Butuh Waktu Terapkan 8 Prinsip Manajemen Risiko
- Bank Umum Wajib Terapkan Manajemen Risiko Untuk 8 Risiko
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



