Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 16/03/2010 10:25 WIB
BPS: Kenaikan TDL 15% Tak Banyak Pengaruhi Inflasi -
Selasa, 16/03/2010 10:02 WIB
Taman Nasional Ujung Kulon Butuh Rp 10 Miliar Per Tahun -
Selasa, 16/03/2010 09:40 WIB
Harga BBM Shell Juga Naik -
Senin, 15/03/2010 19:46 WIB
Buka Rute Jakarta-Medan, Citilink Ambil Pasar Adam Air -
Senin, 15/03/2010 17:19 WIB
Kenaikan Setoran Dividen Tak Akan Ganggu Ekspansi BUMN -
Senin, 15/03/2010 16:40 WIB
Kembangkan Sektor Pangan dan Energi, RI Gandeng Australia
Indeks Berita
Jumat, 03/07/2009 13:33 WIB
Pemerintah Bingung Harga Gula Masih Belum Turun
Suhendra - detikFinance

Bayu Krisnamurthi (Foto: dok detikcom)
"Kita akan lakukan rakor dalam waktu dekat, bulan ini juga," kata Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi saat ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jl. Wahidin, Jumat (3/7/2009).
Bayu menjelaskan, masih tingginya harga gula saat ini kemungkinan karena adanya permintaan industri makanan dan minuman terhadap gula kristal putih dipicu kebijakan mengurangi impor gula (rafinasi).
"Gula rafinasi jauh lebih sedikit, yang impor jauh lebih sedkit dari tahun lalu sehngga industri mencari gula biasa," katanya.
Ia menambahkan, tren harga gula selama ini selalu mengalami penurunan saat musim giling. Tapi tahun ini nampaknya asumsi itu tidak terjadi karena memang harga gula Internasional masah tinggi
"Iya jelas (jika industri mengambil gula mempengaruhi harga), karena demand gula putih yang diproduksi di dalam negeri artinya menjadi lebih besar, kita mau lihat solusinya seperti apa," ujarnya.
Menurut Bayu, harga gula saat ini memang tidak naik tapi tidak turun, artinya dari sisi harga di produsen dan petani sudah seimbang meski dari sisi konsumen masih dianggap cukup tinggi. Tetapi ia juga tidak sependapat adanya dugaan para produsen gula yang menahan stok, sebagai dugaan penyebab naiknya harga gula.
"Jadi gula tidak naik tapi tidak turun. Juga di sisi lain gula itu tidak ingin setiap panen harga jatuh kemudian memberatkan petani, jadi gula itu sekarang dari sisi petani sudah mulai mantap," katanya.
Melalui Departemen Perdagangan sebelumnya pemerintah menginginkan harga gula berada dikisaran Rp 7000-7500 per kg, namun kenyataanya sekarang ini harga ditingkat konsumen masih berada dikisaran Rp 8000 lebih per Kg.
(hen/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Realisasi Distribusi Gula Bulog Capai 72%
- Produksi Gula Capai Puncak di Juli 2009
- Produksi Gula Rafinasi Sampai Mei Capai 613.600 Ton
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




