Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 10:58 WIB
Gajah Tunggal Cetak Laba Rp 905,33 Miliar -
Jumat, 19/03/2010 10:21 WIB
Laba Indocement Melejit 57,36% -
Jumat, 19/03/2010 09:49 WIB
Aksi Jual Berlanjut, IHSG - Rupiah Memerah Lagi -
Jumat, 19/03/2010 09:37 WIB
Market Flash eTrading -
Jumat, 19/03/2010 09:20 WIB
Bakrieland Tetapkan Kupon Obligasi Konversi 8,625% -
Jumat, 19/03/2010 07:35 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Konsolidasi Dulu
Indeks Berita
Jumat, 03/07/2009 16:12 WIB
IHSG Berubah Arah Raih 9 Poin
Nurul Qomariyah - detikFinance
Penguatan IHSG terutama ditopang oleh positifnya 2 perusahaan telekomunikasi yakni Telkom dan Indosat. Saham Telkom (TLKM) tercatat naik hingga Rp 400 menjadi Rp 8,600, Indosat (ISAT) naik Rp 300 menjadi Rp 5.500.
Sementara IHSG pada perdagangan Jumat (3/7/2009) ditutup menguat tipis 9,549 poin (0,46%) ke level 2.075,302, indeks LQ 45 naik 2,726 poin (0,68%) ke level 404,834.
Bursa-bursa regional ditutup cukup variatif. Indeks KOSPI ditutup naik 8,56 poin (0,6%) ke level 1.420,04, indeks Nikkei-225 turun 60,08 poin (0,61%) ke level 9.816,07 dan Hang Seng naik 25,35 poin (0,14%) ke level 18.094,66.
"BI baru saja mengumumkan memangkas BI rate sebesar 25 bp ke 6.75% setelah melihat inflasi Juni 2009 yang turun atau lebih rendah dari estimasi survei. Pemangkasan BI rate kali ini sesuai dengan ekspektasi sehingga diperkirakan tidak akan terlalu mempengaruhi sentimen market," demikian analisis dari CIMB-GK Securities.
Dijelaskan, BI juga memberi signal bahwa akan lebih berhati-hati terhadap inflasi di masa depan. Sementara respons sektor riil atas turunnya BI rate biasanya baru terlihat 3-6 bulan kedepan. Selain itu BI juga memprediksi ekonomi akan bertumbuh 3.5-4% tahun ini.
Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi 68.530 kali pada volume 4.174 juta lembar saham senilai Rp 2,708 triliun. Sebanyak 82 saham naik, 93 saham turun dan 65 saham stagnan.
Saham-saham lain yang masih mampu mencetak kenaikan harga antara lain Astra International (ASII) naik Rp 200 menjadi Rp 23.450, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 80 menjadi Rp 930, BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 6650, Indika Energi (INDY) naik Rp 150 menjadi Rp 2.450, United Tractor (UNTR) naik Rp 150 menjadi Rp 10.050.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain BCA (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 3.625, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 menjadi Rp 11.400, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 40 menjadi Rp 1.800, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 menjadi Rp 4.525.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Market Flash eTrading
- IHSG Siap Terseret ke Jalur Merah
- Pengangguran AS Tertinggi Dalam 26 Tahun, Wall Street Rontok
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




