Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:27 WIB
Obligasi Oto Multiartha Senilai Rp 600 Miliar Sandang Peringkat AA- -
Selasa, 09/02/2010 15:37 WIB
Penjualan Batubara Adaro Naik Tipis 0,73% di 2009 -
Selasa, 09/02/2010 15:18 WIB
DPR Tolak IPO BUMN Perkebunan -
Selasa, 09/02/2010 15:10 WIB
WIKA Likuidasi Anak Usaha -
Selasa, 09/02/2010 14:51 WIB
Luncurkan Online Trading, Danareksa Incar Investor Ritel -
Selasa, 09/02/2010 14:06 WIB
Jasa Marga Incar 2 Ruas Tol Terbengkalai
Indeks Berita
Jumat, 03/07/2009 17:02 WIB
BI Rate Turun, Rupiah Loyo
Nurul Qomariyah - detikFinance

Pada perdagangan Jumat (3/7/2009), rupiah ditutup melemah ke 10.225 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.178 per dolar AS.
Pjs Gubernur BI Miranda S Goeltom mengatakan, nilai tukar rupiah telah mengalami apresiasi hingga 9,99% selama kuartal II-2009 yang dipicu kuatnya fundamental Indonesia.
"Pelaksanaan pemilu yang berjalan lancar dan sentimen positif ekonomi global meningkatkan arus dana asing ke pasar domestik," ujarnya.
Sementara dolar AS di pasar regional tercatat menguat atas yen di tengah mencuatnya kembali kekhawatiran soal kesehatan perekonomian AS. Data terbaru menunjukkan angka pengangguran AS selama Juni mencapai 9,5% atau tertinggi dalam 26 tahun terakhir.
Kekhawatiran itu memicu orang untuk kembali mencari dolar yang dianggap sebagai 'safe-haven' atau tempat berlindung paling aman.
Dolar AS menguat tipis atas yen ke posisi 96,09 yen, dibandingkan sebelumnya di level 95,04 yen. Euro menguat tipis ke 1,4010 dolar, dari sebelumnya di 1,3997 dolar.
"Data yang mengecewakan menyatakan tingkat pengangguran akan terus meningkat, menciptakan perasaan tidak percaya akan terjadinya pemulihan," ujar Daisuka Uno, analis dari Sumitomo Mitsui Banking Corp seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Kuartal II-2009 Rupiah Terapresiasi 9,99%
- Rupiah Lemah di Akhir Pekan
- BI: Rupiah 10.500-11.000/US$ Paling Realistis
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



