Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:36 WIB
32,5 Juta Orang Indonesia Berada di Level Kemiskinan Ekstrim -
Selasa, 09/02/2010 17:21 WIB
Dicari Hakim Agung Perpajakan -
Selasa, 09/02/2010 16:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Diproyeksi 4,4-4,5% -
Selasa, 09/02/2010 16:27 WIB
PTPN XIV Masih Cicil Tunggakan Pajak Rp 60 Miliar -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Produsen Terigu Desak Pemerintah Eksekusi BM Anti-Dumping -
Selasa, 09/02/2010 15:58 WIB
Perhutani Siap Bangun 2 Pabrik Gondorukem Rp 160 M
Indeks Berita
Jumat, 10/07/2009 12:12 WIB
Korea Jadi Konsultan Reformasi Perbendaharaan Depkeu
Suhendra - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
"SPAN ini kan adalah program reform untuk memperbaiki sistem perbendaharaan negara, kebetulan konsultan yang menang itu sesuai dengan proses tender sesuai dengan ketentuan Bank Dunia adalah perusahaan dari korea LG CNF, perusahan konsultan, yang sudah berskala internasional," kata Sekjen Departemen Keuangan Mulia P. Nasution usai acara penandatanganan di kantor Departemen Keuangan, Jakarta, Jumat (10/7/2009).
Meskipun memiliki konsultan dalam program ini, ia mengatakan tim Departemen keuangan akan tetap menjadi penentu keberhasilan program SPAN beberapa tahun ke depan.
"Mereka sebagai konsultan, pemerintahnya juga mendukung, sepenuhnya makanya dubesnya hadir," ucapnya.
Dikatakannya program SPAN ini merupakan bagian dari program GFMRAP (Government Financial Management and Revenue Administration Project ), terpilihnya LG Korea, kata dia, setelah melalui proses yang lama dan panjang.
"Ini bisa diselesaikan 2 tahun, setelah itu tinggal lihat implementasinya, perbaikan sistem pelayanan, pengolahan kas, pembayaran," jelasnya.
Seperti diketahui SPAN merupakan salah satu bagian dari target proyek GFMRAP. Proyek GFMRAP rencananya akan diselesaikan dalam kurun waktu 12 tahun (2004-2015) yang dibagi dalam 3 fase, yakni GFMRAP-1 (2004-2008), GFMRAP-2 (2006-2010) dan GFMRAP-3 (2010-2015).
Lahirnya proyek GFMRAP merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan ide reformasi di bidang keuangan negara yang telah dirumuskan dalam Buku Putih, Reform of the Public Financial Management System in Indonesia tahun 2003.
Proyek GFMRAP yang sebagian besar dananya dibiayai melalui pinjaman Bank Dunia tersebut merupakan inisiatif pemerintah Indonesia, yang pada bulan Oktober 2003 mengajukan proposal proyek tersebut kepada Bank Dunia.
Ruang lingkup SPAN meliputi fungsi penyusunan anggaran, manajemen otoritas pembelanjaan (spending authority ), manajemen komitmen, manajemen pembayaran, proses penerimaan negara, modul akuntansi (general ledger dan chart of accounts ), manajemen kas, pelaporan, dan pemeliharaan data tabel referensi.
(hen/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga :
- Reformasi Birokrasi 'Sapa' Kantor Menko Perekonomian di 2009
- Polri Siap Ikut Reformasi Birokrasi
- Bappenas Siap Direformasi
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



