Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 17/03/2010 15:49 WIB
Layanan BCA Berangsur Normal -
Rabu, 17/03/2010 12:18 WIB
BCA Kembali Mengalami Gangguan -
Rabu, 17/03/2010 12:06 WIB
Premi Allianz Tumbuh 762% di 2009 -
Rabu, 17/03/2010 08:50 WIB
Suku Bunga Rendah AS, Apa Implikasinya ke Indonesia? -
Rabu, 17/03/2010 07:02 WIB
The Fed Perpanjang Masa Suku Bunga Ekstra Rendah -
Selasa, 16/03/2010 17:15 WIB
Updated
Obligasi Jatuh Tempo Pemerintah Capai Rp 70,57 Triliun di 2010
Indeks Berita
Sabtu, 11/07/2009 14:05 WIB
Pilpres Aman, Sentimen Positif Selimuti Pasar SUN
Wahyu Daniel - detikFinance
Foto: dok.detikFinance
Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, yield obligasi negara rupiah pasca pilpres turun tajam sampai dengan 100 bps.
"Volume dan frekuensi perdagangan SUN harian cenderung meningkat, kepemilikan SUN oleh investor asing juga melonjak," ujarnya kepada detikFinance , Sabtu (11/7/2009).
Rahmat menuturkan, kepemilikan investor asing di SUN pada April 2009 atau sebelum pemilihan legislatif (pileg) digelar adalah sekitar 15,2% atau Rp 83,71 triliun, dan naik menjadi 16% atau Rp 88,95 triliun atau naik lebih dari Rp 5 triliun usai pileg digelar.
"Ini disebabkan antara lain oleh hasil pileg maupun pilpres yang menunjukkan kepercayaan investor bahwa akan ada konsistensi terhadap kebijakan ekonomi dan keuangan negara termasuk pengelolaan utang, yang dinilai sangat prudent dan kredibel sehingga prospek ekonomi jangka panjang dinilai sangat menjanjikan," tuturnya.
Dikatakan Rahmat pada 7 Juli 2009 lalu, Japan Rating Agency baru saja menaikkan sovereign credit rating Indonesia dari BB menjadi BB+.
"Juga Credit Market Analyst dari London mengatakan bahwa Indonesia sudah keluar dari daftar 10 negara yg berpotensi default risk (risiko gagal bayar). Moody's juga telah memperbaiki outlook rating Indonesia dari stable menjadi positif," jelasnya.
(dnl/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Usai Pilpres Dana Asing di SUN Tambah Rp 1,03 Triliun
- Asing di SUN Turun Rp 3,03 Triliun Juni 2009
- Yield Obligasi dan Sukuk Global Wajar di Tengah Krisis
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




