Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 11:11 WIB
Perbanas Berharap DG BI yang Tak Banyak Basa-Basi -
Senin, 15/03/2010 10:24 WIB
Menkeu Cabut Izin PT Primadana Putra Finance -
Senin, 15/03/2010 10:08 WIB
Dana Asing di Surat Utang Pemerintah Tambah Rp 6,73 Triliun -
Minggu, 14/03/2010 13:08 WIB
Mandiri Bidik 20 % Pelanggan Listrik Prabayar -
Sabtu, 13/03/2010 17:10 WIB
Klaim Dana Century US$ 156 Juta di Dresdner Tengah Diproses -
Sabtu, 13/03/2010 16:21 WIB
Naiknya Peringkat Utang RI Turunkan Yield SUN 25-50 Bps
Indeks Berita
Jumat, 25/09/2009 18:45 WIB
Bank Century Investasikan Sisa Bailout Rp 2 Triliun ke SUN
Herdaru Purnomo - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Demikian disampaikan Direktur Century Benny Purnomo, ketika ditemui di Kawasan Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (25/09/2009).
"Dana sebesar Rp 6,7 triliun yang dikucurkan LPS semua sudah kita buktikan dan tidak habis begitu saja karena Rp 2 triliun masih ada di Surat Utang Negara (SUN)," katanya.
Benny mengatakan manajemen Bank Century tidak menyalahgunakan dana penyertaan LPS, sehingga dalam audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan ditemukan penyalahgunaan dana.
Pasalnya laporan hasil audit BPK akan segera diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada hari senin 28 Oktober 2009.
"Kita yakin audit laporan BPK hasilnya bagus, namun itu di luar audit kebijakan yang diambil pemerintah," ujar Benny.
Ia menjelaskan, audit yang dilakukan BPK kepada manajemen Century adalah mengenai penggunaan dana yang disetor LPS. "Kemana saja dana itu dan bagaimana penempatannya," kata dia.
Dikatakannya, sampai siang ini BPK juga masih mewawancarai beberapa pegawai Century dan kita juga telah memberikan semua data-data secara lengkap.
"Intinya bagaimana kita menggunakan semua dana sebesar Rp 6,7 triliun dengan tepat tidak ada penyelewengan dan kita optimis memang tidak ada yang disalahgunakan," tegasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan manajemen baru Bank Century adalah orang-orang yang benar-benar 'clean' dan bersih.
Senada dengan Benny, di tempat terpisah Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution mengatakan BI telah membantu BPK dalam pemeriksaan audit tersebut.
Ia mengatakan, pihaknya sudah menjelaskan semua data-data yang ada kepada BPK.
Karenanya, menanggapi pemberitaan terkait pernyataan Menteri Keuangan dan BPK mengenai data BI yang tidak akurat, Darmin mengaku tidak mengetahuinya. "Harus dilihat dulu, buktinya bagaimana," katanya.
Darmin sendiri menjelaskan bahwa sebenarnya dirinya sulit menjawab terkait validasi data tersebut. "Terutama soal kualitas," ujarnya. (dru/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (9 Komentar)
Baca juga :
- Biaya Ganti Nama Bank Century Telan Rp 1,8 Miliar
- Kasus Bailout Century
Kualitas Pengawasan BI Diragukan - BPK: Gara-gara Century Kita Nggak Lebaran
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




