Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 16/03/2010 10:02 WIB
Taman Nasional Ujung Kulon Butuh Rp 10 Miliar Per Tahun -
Selasa, 16/03/2010 09:40 WIB
Harga BBM Shell Juga Naik -
Senin, 15/03/2010 19:46 WIB
Buka Rute Jakarta-Medan, Citilink Ambil Pasar Adam Air -
Senin, 15/03/2010 17:19 WIB
Kenaikan Setoran Dividen Tak Akan Ganggu Ekspansi BUMN -
Senin, 15/03/2010 16:40 WIB
Kembangkan Sektor Pangan dan Energi, RI Gandeng Australia -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Harga Pertamax Cs Naik Rp 200-500 Per Liter
Indeks Berita
Kamis, 05/11/2009 15:43 WIB
Gangguan Distribusi Listrik , Produktivitas Industri Turun
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Foto: dok detikFinance
Menurutnya, pasokan listrik di sekitar Jawa dan Bali sudah memadai, namun PLN harus bisa memperhatikan perawatan peralatan pendukung di sekitar gardu induk sehingga keamanan distribusinya listriknya bisa terjaga dengan baik.
"PLN harus perhatikan maintenance fasilitas yang dimilikinya. Selama itu belum dilakukan, distribusi listrik PLN masih belum bagus," kata Ketua Umum HIPMI Erwin Aksa ketika dihubungi detikFinance , Kamis (5/11/2009).
Menurutnya, agar tidak terjadi pemadaman secara terus menerus, PLN seharusnya menyiapkan cadangan listrik yang bisa digunakan saat situasi darurat, seperti yang terjadi pada saat meledaknya gardu induk Cawang beberapa waktu yang lalu.
"PLN harus siapkan back up supaya masalah bisa cepat teratasi jika terjadi pemadaman," imbuhnya.
Ia menambahkan, dirinya tidak terlalu khawatir dengan industri yang terkena pemadaman bergilir yang berlokasi di sekitar Pulau Jawa dan Bali. Pasalnya, cadangan listrik yang tersedia jumlahnya masih cukup banyak.
"Yang paling parah itu di luar Jawa, seperti industri di Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera. Dampak dari pemadaman listrik itu terasa sekali," katanya.
Erwin mengatakan, industri di Jawa dan Bali masih beruntung, karena saat pemadaman masih bisa mendapat listrik pengalihan dari gardu lain. "Kalau di luar Jawa Bali kan tidak ada alternatif," tambahnya.
Seiring dengan terjadinya pemadaman, Erwin mensinyalir adanya sejumlah industri yang tersendat produktivitasnya, Semula bisa 100 persen, namun karena kekurangan pasokan listrik jadi hanya bisa berproduksi sebanyak 70 persen saja. (ang/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Kebakaran GI Cawang Akibat Tingginya Beban
- PLN Diminta Hapus Tarif Listrik Paket Non Pemerintah
- Perusahaan Inggris Incar Proyek Pembangkit Listrik RI
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




