Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 07:07 WIB
Boeing Dongkrak Indeks Dow Jones -
Kamis, 18/03/2010 18:54 WIB
Akuisisi Tambang, ITMG Siap Tambah Produksi 5 Juta Ton -
Kamis, 18/03/2010 16:49 WIB
Saham Asuransi Dayin Mitra Masuk UMA -
Kamis, 18/03/2010 16:32 WIB
Bayan Incar 1 Tambang Batubara di Kalimantan -
Kamis, 18/03/2010 16:11 WIB
Asing Tampung Aksi Jual Investor Lokal, IHSG Terhempas 19 Poin -
Kamis, 18/03/2010 15:37 WIB
Waspadai Arus Penarikan Modal Asing di Triwulan III-2010
Indeks Berita
Senin, 09/11/2009 20:19 WIB
Garuda Capital Urung Jadi Pembeli Siaga Rights Issue Bank Agroniaga
Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Foto: dok.detikFinance
Setidaknya, sampai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berakhir beberapa saat lalu, hanya Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) yang menyatakan sebagai standby buyer .
Menurut Direktur Utama AGRO Kemas M. Arief, persetujuan penerbitan rights issue oleh pemegang saham hari ini, tidak dihadiri pihak Garuda Capital.
"Yang hadir hanya Dapenbun, Garuda Capital tidak hadir. Kabar mereka ingin jadi salah satu pemegang saham mayoritas, hanya isu," kata Kemal di kantornya Plaza GR,I Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (8/11/2009).
Ditambahkannya, memang Garuda pernah mengirimkan surat kepada perseroan, dan menyatakan niatnya menjadi pemegang saham mayoritas. Namun niat tidak terealisasi karena waktu yang sangat sempit.
"Mereka (Garuda Capital) kirim surat sekitar 1 minggu lalu dan minta bertemu kita, untuk bertanya berapa harga rights issue AGRO. Tapi karena waktunya tidak sempat," ujarnya.
Kemas menambahkan, jika Garuda Capital menginginkan saham baru AGRO maka bisa membelinya di pasar saham.
Sebelumnya, PT Garuda Capital Investama berniat menjadi salah satu pemegang saham mayoritas AGRO. Hal itu dilakukan mereka dengan menjadi pembeli siaga (standby buyer ), terkait dengan rights issue AGRO yang dilaksanakan Senin (9/11/2009) ini.
Garuda Capital bahkan telah menyiapkan dana US$30 juta untuk menjadi pembeli siaga rights issue AGRO. "Ini menunjukkan kami serius mengembangkan jasa keuangan dan pasar modal di Indonesia," terang Direktur Utama Garuda Capital Abraham Leo dalam keterangan publiknya.
Senin (9/11/2009) malam ini, seluruh pemegang saham AGRO sepakat akan rencana rights issue sebesar Rp 104 miliar oleh direksi AGRO. Penawaran terbatas ini dilakukan melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
"Penerbitan HMTED sebanyak-banyaknya 1.040.632.622 saham biasa, dengan nilai nominal Rp 100," terang Corporate Secretary AGRO Irawan Nur Kustanto seusai RUPSLB bersama pemegang saham.
Rights issue yang ditawarkan, mempunyai harga pelaksanaan Rp 100 untuk setiap saham, dan nilai yang akan diperoleh perseroan sebesar Rp 104,63 miliar.
(wep/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Bank Agroniaga Rights Issue Rp 104 Miliar
- BEI Kaji Cabut Suspensi AGRO
- Bank Agroniaga Tetapkan Harga Rights Issue Rp 235
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




