Berita Lain

Indeks Berita



Rabu, 11/11/2009 12:08 WIB
Tim Kelayakan Jembatan Selat Sunda Masuk Program 100 Hari
Suhendra - detikFinance


Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Tim nasional yang menangani kelayakan (feasibility study ) program pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS)akan disiapkan dalam program 100 hari. Kini pemerintah sedang menggodok konsep jembatan yang akan menghubungkan Sumatera dengan Jawa tersebut.

"Jadi kita ingin membuat konsepnya, saya ditugasi agar dalam waktu 100 hari sudah mempunyai tim untuk mempersiapkan itu. Tugas tim mempersiapkan feasibility study (FS). Untuk Pre FS sudah ada," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat ditemui di Istana Negara, Rabu (11/11/2009)

Djoko menjelaskan nantinya tim itu berisi lintas departemen, tim dari universitas dan lainnya. Selain pembentukan tim, pemerintah juga akan membentuk kelompok kerja (Pokja) yang akan menangani masalah teknis termasuk dalam mengangi soal perimbangan wilayah, aspek ekonomi dan sumber pembiayaan.

"Dari feasibility study akan dinilai secara teknis, ekonomis, dampaknya terhadap pengembangan wilayah," terang Djoko.

Seperti diketahui rencananya program pembangunan jembatan Selat Sunda diperkirakan akan menelan dana hingga kurang lebih Rp 100 triliun. Saat ini konsep dari pre feasibility study (pra studi kelayakan) jembatan yang akan memiliki panjang kurang lebih 29 Km sudah rampung yang akan dilanjutkan ke tahap feasibility study (studi kelayakan).
(hen/dnl)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).