Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 18/03/2010 13:13 WIB
PGN Tagih Gas ke ConocoPhilips -
Kamis, 18/03/2010 13:09 WIB
Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Blok Natuna -
Kamis, 18/03/2010 13:02 WIB
Produsen Billabong Gugat Pengusaha Lokal Soal Peniruan Merek -
Kamis, 18/03/2010 12:08 WIB
Pengrajin Lampion Pun Kepincut Obama -
Kamis, 18/03/2010 12:05 WIB
Holding BUMN Perkebunan Rampung di 2010 -
Kamis, 18/03/2010 11:51 WIB
Sri Mulyani: Reformasi Terkadang Menyakitkan
Indeks Berita
Rabu, 11/11/2009 12:08 WIB
Tim Kelayakan Jembatan Selat Sunda Masuk Program 100 Hari
Suhendra - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
"Jadi kita ingin membuat konsepnya, saya ditugasi agar dalam waktu 100 hari sudah mempunyai tim untuk mempersiapkan itu. Tugas tim mempersiapkan feasibility study (FS). Untuk Pre FS sudah ada," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat ditemui di Istana Negara, Rabu (11/11/2009)
Djoko menjelaskan nantinya tim itu berisi lintas departemen, tim dari universitas dan lainnya. Selain pembentukan tim, pemerintah juga akan membentuk kelompok kerja (Pokja) yang akan menangani masalah teknis termasuk dalam mengangi soal perimbangan wilayah, aspek ekonomi dan sumber pembiayaan.
"Dari feasibility study akan dinilai secara teknis, ekonomis, dampaknya terhadap pengembangan wilayah," terang Djoko.
Seperti diketahui rencananya program pembangunan jembatan Selat Sunda diperkirakan akan menelan dana hingga kurang lebih Rp 100 triliun. Saat ini konsep dari pre feasibility study (pra studi kelayakan) jembatan yang akan memiliki panjang kurang lebih 29 Km sudah rampung yang akan dilanjutkan ke tahap feasibility study (studi kelayakan).
(hen/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Cegah Komoditas Lari ke Malaysia, Pemerintah Seriusi Jembatan Selat Sunda
- Roadmap Pembangunan Kadin Disetujui Pemerintah
- Pemerintah Baru Sanggup Bangun 11 Jalan di Papua
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




