Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:36 WIB
32,5 Juta Orang Indonesia Berada di Level Kemiskinan Ekstrim -
Selasa, 09/02/2010 17:21 WIB
Dicari Hakim Agung Perpajakan -
Selasa, 09/02/2010 16:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Diproyeksi 4,4-4,5% -
Selasa, 09/02/2010 16:27 WIB
PTPN XIV Masih Cicil Tunggakan Pajak Rp 60 Miliar -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Produsen Terigu Desak Pemerintah Eksekusi BM Anti-Dumping -
Selasa, 09/02/2010 15:58 WIB
Perhutani Siap Bangun 2 Pabrik Gondorukem Rp 160 M
Indeks Berita
Kamis, 12/11/2009 12:50 WIB
BI: Pertumbuhan Ekonomi 2009 Capai 4,2%
Herdaru Purnomo - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Demikian disampaikan oleh Pjs Gubernur BI Darmin Nasution dalam rapat dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
"Krisis keuangan global memaksa perekonomian tumbuh rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun ada 3 negara yang pertumbuhan ekonominya positif yaitu China, India, dan Indonesia. Di Indonesia kami targetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 4,2%," tuturnya.
Darmin mengatakan, masih tingginya pertumbuhan pengeluaran konsumsi masyarakat yang tetap tumbuh tinggi dan terjadinya inflasi pada tingkat rendah menjadi penopang utama pertumbuhan perekonomian di Indonesia.
Selain itu, Darmin mengatakan, BI juga memperkirakan inflasi 2009 akan berada di bawah 4% atau paling rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Normalnya 5%, tapi tahun ini bisa di bawah 4%," imbuhnya.
Pertumbuhan investasi juga bisa lebih tinggi yang ditopang oleh pengeluaran pemerintah yang menurut Darmin bisa diserap agak tepat waktu. "Biasanya penyerapan APBN itu di bulan-bulan terakhir, tapi sekarang kelihatannya pengeluaran pemerintah sesuai dengan rancangan APBN," jelasnya.
Membaiknya kondisi perekonomian regional serta tingkat perdagangan global yang mulai pulih di kawasan Asia, mendorong kinerja ekspor membaik kembali.
"Dengan membaiknya ekspor dan aliran modal asing yang terus berlangsung berpotensi mendorong kinerja neraca pembayaran indonesia pada triwulan IV-2009 yang diperkirakan tetap surplus," katanya.
Perkembangan tersebut membuat posisi cadangan devisa pada akhir Oktober 2009 mencapai US$ 64,5 miliar. "Membaiknya fundamental eksternal berkontribusi terhadap penguatan nilai tukar rupiah selama Oktober 2009," jelasnya.
(dnl/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Laporan dari Kuala Lumpur
Bertemu Pebisnis Malaysia, SBY Pamer Kesuksesan Ekonomi RI - Sri Mulyani Ajukan 10 RUU Prioritas Bidang Keuangan
- Pertumbuhan Ekonomi 4,2%, RI Jadi Penetralisir Krisis
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



