Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:21 WIB
Dicari Hakim Agung Perpajakan -
Selasa, 09/02/2010 16:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Diproyeksi 4,4-4,5% -
Selasa, 09/02/2010 16:27 WIB
PTPN XIV Masih Cicil Tunggakan Pajak Rp 60 Miliar -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Produsen Terigu Desak Pemerintah Eksekusi BM Anti-Dumping -
Selasa, 09/02/2010 15:58 WIB
Perhutani Siap Bangun 2 Pabrik Gondorukem Rp 160 M -
Selasa, 09/02/2010 15:43 WIB
Tak Punya Perjanjian Perdagangan dengan Pakistan, RI Rugi US$ 700 Juta
Indeks Berita
Kamis, 12/11/2009 12:55 WIB
Boediono Lanjutkan Program Listrik JK
Gunawan Mashar - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
"5 tahun pemerintahan ke depan, kami akan melanjutkan menyediakan listrik. listrik adalah kunci," ujar Boediono ketika membuka Sulawesi Expo di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (12/11/2009)
Boediono mengatakan bahwa akan dibuka sejumlah pembangkit listrik baru di sejumlah daerah untuk mengatasi krisis listrik. Oleh karena itu, pemerintah kini mulai kembali melakukan inventarisasi kebutuhan listrik seluruh daerah.
Agar penyediaan listrik berjalan lancar, Boediono pun menegaskan agar tak melulu berharap ada APBD. Mantan gubernur BI ini pun mengundang investor asing untuk berinvestasi.
"Harus ada pembiayaan baru, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Investor harus kita undang," kata Boediono.
Dalam kesempatan itu, Boediono juga menyebutkan sejumlah poin yang akan menjadi fokus pemerintah, yakni aspek perhubungan, penyediaan insfrastruktur, pembangunan jalan, dan menciptakan infrastruktur lunak seperti iklim usaha dan pembuatan aturan-aturan yang memudahkan investasi.
(gun/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- PLN Akan Batasi Listrik untuk Rumah Mewah di Jakarta
- HIPMI: Pemadaman Listrik Bisa Picu Deindustrialisasi
- Menneg BUMN Tinjau Pemulihan Gardu Induk Cawang
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



