Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:27 WIB
Obligasi Oto Multiartha Senilai Rp 600 Miliar Sandang Peringkat AA- -
Selasa, 09/02/2010 15:37 WIB
Penjualan Batubara Adaro Naik Tipis 0,73% di 2009 -
Selasa, 09/02/2010 15:18 WIB
DPR Tolak IPO BUMN Perkebunan -
Selasa, 09/02/2010 15:10 WIB
WIKA Likuidasi Anak Usaha -
Selasa, 09/02/2010 14:51 WIB
Luncurkan Online Trading, Danareksa Incar Investor Ritel -
Selasa, 09/02/2010 14:06 WIB
Jasa Marga Incar 2 Ruas Tol Terbengkalai
Indeks Berita
Rabu, 25/11/2009 16:40 WIB
Bangun Pabrik, MNK Bidik Produksi Naik 100 Ribu Ton
Whery Enggo Prayogi - detikFinance
(foto: dok detikFinance)
Menurut Director Finance & Administration PT Multi Nitrotama Kimia Aulia M. Oemar, tahun 2011 produksi AN akan mencapai 100 ribu metrik ton. Saat ini, produksi MNK hanya 36 ribu metrik ton, dengan total penjualan atas bahan kimia peledak ini mencapai 185 ribu metrik ton.
"Kami bangun pabrik AN Oktober ini sudah first filing, dan pada Desember 2010 akan selesai. 2-3 bulan mendatang akan mulai beroperasi," kata Aulia di hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Selasa (25/11/2009).
Ia menambahkan, pencapaian produksi perseroan di angka 100 ribu metrik ton, paling lambat terlaksana pada triwulan II-2011. Produksi yang akan dihasilkan, berkontribusi positif pada margin penjualan di masa yang akan datang.
"Selisih antara produksi dengan penjualan AN, akan terpangkas karena pabrik baru kita. Selama ini, sisa AN kita impor dari negara Korea, Chili dan lain-lain," paparnya.
Lanjut Aulia, akan terjadi perubahan margin US$ 10-12 juta pada EBITDA perseroan, setelah pabrik terbangun. Atau ada pertambahan rasio sebesar 10%, dari 17-18% menjadi 27-28%.
Ia juga menargetkan, belanja modal (capital expenditure/capex) di tahun depan US$ 53 juta. Penggunaan capex tetap akan diprioritaskan untuk pembangunan pabrik AN. Pendapatan perseroan juga dipatok Rp 1-1,1 trilun, dengan EBITDA Rp 170-180 miliar di tahun depan.
"Untuk laba sebelum pajak, kami targetkan Rp 130-140 miliar," jelas Aulia.
(dro/dro)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- MNK Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp 370 Miliar
- Semen Gresik Siapkan Rp 3,5 Triliun Relokasi Pabrik ke Tuban
- Semen Gresik Putuskan Relokasi Pabrik Pati Akhir Juni 2009
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



